Berita

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di pemakaman mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Purnawirawan Doni Monardo di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (4/12)/RMOL

Pertahanan

Sebelum Wafat, Doni Monardo Sempat Siapkan Tanaman untuk IKN

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 12:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Duka mendalam turut dirasakan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto atas meninggalnya mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Purnawirawan Doni Monardo.

"Beliau sosok prajurit yang jadi panutan adik-adiknya," kata Panglima usai pemakaman Doni Monardo di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (4/12).

Di mata Agus Subiyanto, Doni Monardo adalah figur yang smart.


“Setiap tugas yang dipikul almarhum selalu mencapai berhasil. Salah satunya saat penanganan pandemi Covid-19,” jelasnya.

Lanjut Panglima, Doni pun sempat menyiapkan tanaman untuk Ibukota Negara (IKN) Nusantara beberapa saat sebelum dirawat.

"Terakhir, saya kegiatan dengan almarhum menyiapkan tanaman buat IKN. Saya dulu Wakasad menyiapkan angkutan, kirim dari Tanjung Priok ke IKN. Itu peninggalan terakhir beliau," pungkas Panglima.

Upacara pemakaman Doni Monardo yang dilaksanakan secara militer berlangsung hikmat dan khusuk. Meski hujan gerimis para prajurit dan pelayat tetap setia memberi penghormatan terakhir kepada almarhum.

Doni Monardo meninggal dunia dalam usia 60 tahun pada Minggu (3/12). Doni tutup usia pukul 17.35 WIB. Doni sebelumnya dirawat intensif di Rumah Sakit (RS) Siloam Semanggi, Jakarta.

Sosok Doni Monardo mencuat saat Indonesia dilanda pandemi Covid-19. Doni menjadi tokoh utama pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang kemudian menjadi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pada Maret 2020.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya