Berita

Jurubicara United Nations Children's Fund (UNICEF), James Elder/Net

Dunia

UNICEF: Gaza Selatan Hadapi Pengeboman Terburuk Sejak 7 Oktober

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 12:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kondisi Gaza Selatan digambarkan semakin memburuk sejak operasi militer Israel terhadap Hamas dilancarkan 7 Oktober lalu.

Hal itu diungkap oleh jurubicara United Nations Children's Fund (UNICEF), James Elder melalui postingannya di platform X pada Minggu (3/12).

Dikatakan Elder, kondisinya Gaza Selatan sangat buruk karena suara ledakan terus  terdengar di Rumah Sakit Medis Nasser di Khan Younis. Dia juga menyaksikkan sendiri begitu banyaknya korban anak-anak terluka parah akibat serangan Israel.


“Ini adalah pemboman perang terburuk saat ini di Gaza selatan. Saya melihat banyak sekali korban anak-anak,” tulis Elder.

Dalam pesan video terpisah, Elder menyebut RS Naseer sebagai zona perang. Dia bahkan mengaku kehabisan kata-kata untuk menggambarkan kengerian yang dihadapi anak-anak di Jalur Gaza.

“Saya merasa hampir gagal dalam menyampaikan pembunuhan anak-anak yang tiada henti di sini,” ujarnya.

Tentara Israel kembali melakukan pengeboman di Jalur Gaza pada Jumat pagi (1/12), setelah gencatan senjata enam hari resmi berakhir.

Menurut laporan Kementerian Kesehatan Gaza, sedikitnya 509 warga Palestina telah tewas dan 1.316 terluka akibat serangan terbaru.

Israel melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober lalu.

Lebih dari 15.500 warga Palestina, sebagian besar anak-anak dan perempuan, telah tewas dalam serangan Israel sejak saat itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya