Berita

Kapten Timnas Amin Sumut, Edy Rahmayadi saat mendampingi capres Anies Baswedan menghadiri haul guru Saidi Syekh H. Amir Damsar Syarif Alam ke-21 di Pesantren Persulukan Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis, di Deli Serdang, Sumatera Utara/RMOL

Politik

Sumut Basis Banteng, Edy Rahmayadi Tetap Optimis Amin Rebut 75 Persen

MINGGU, 03 DESEMBER 2023 | 13:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tim Kampanye Daerah (TKD) Capres-Cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) Sumatera Utara (Sumut), memasang target besar di provinsi tersebut.

Hal ini disampaikan Kapten Timnas Amin Sumut, Edy Rahmayadi, saat mendampingi Anies menghadiri haul guru Saidi Syekh H. Amir Damsar Syarif Alam ke-21 di Pesantren Persulukan Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis, di Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (3/12).

"Insya Allah saya sudah berdoa dan saya sedang berusaha. Target 75 persen," kata mantan Gubernur Sumut itu.


Sumut merupakan provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak keempat dalam Pemilu 2024, di bawah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah diresmikan Komisi Pemilihan Umum (KPU), ada sekitar 10,9 juta orang pemilih di Sumut, porsinya sekitar 5 persen dari total pemilih nasional.

Sejauh ini, partai politik terkuat di Sumut adalah PDI Perjuangan. Pada Pemilu DPR 2019, partai berlogo banteng itu berhasil meraup sekitar 1,4 juta suara dari Sumut. Angka ini setara dengan 5 persen dari total perolehan suara nasional PDIP.

Menanggapi hal ini, Edy Rahmayadi tetap optimis target Timnas Amin bisa tercapai. Target itu dapat direalisasikan karena pasangan Amin memiliki basis dukungan yang kuat.

"Ini bukan memilih partai, ini memilih pemimpin.  Ini bukan pemimpin partai, bukan pemimpin agama, tapi pemimpin republik," tandas Edy Rahmayadi.




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya