Berita

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi/ist

Politik

Ganjar-Mahfud Unggul di Survei, PPP: Motivasi untuk Terus Bergerak

SABTU, 02 DESEMBER 2023 | 22:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masyarakat saat ini dinilai sudah cerdas dalam menilai dan memilih setiap kontestan Pilpres 2024.

Atas dasar itu, hasil survei dari beberapa lembaga akan disikapi sebagai masukan dan motivasi untuk mematangkan strategi pemenangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar-Mahfud.

Demikian disampaikan Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi merespons hasil survei Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) yang menempatkan Ganjar-Mahfud paling banyak dipilih publik dalam isu perburuhan dan ketenagakerjaan.


"Apakah itu hasilnya baik atau tidak, kami tempatkan hasil survei sebagai motivasi untuk terus bergerak," kata Awiek, sapaan Achmad Baidowi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/12).

Berkaitan dengan isu perburuhan dan ketenagakerjaan, Awiek menilai Ganjar-Mahfud memiliki pengalaman mumpuni. Apalagi Ganjar telah dipercaya menjadi Gubernur Jawa Tengah selama dua periode.

"Meski tingkat UMP di Jateng tidak terlalu tinggi sebagaimana Jakarta, tetapi relasi industrial antara pekerja dengan pengusaha relatif harmonis," jelas Awiek.

Pada survei LPI yang digelar pada 22 sampai 27 November 2023, paslon Ganjar-Mahfud dipilih sebanyak 68 persen responden berkaitan dengan isu buruh dan ketenagakerjaan.

Posisi kedua ada pasangan Anies-Muhaimin dengan 12,5 persen, dan posisi ketiga ada Prabowo-Gibran dengan 10,75 persen. Responden yang memilih tidak menjawab ada 8,75 persen.

Survei ini dilakukan 18 provinsi terhadap 1.700 responden yang merupakan pekerja atau buruh berumur 17 tahun atau sudah menikah. Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error kurang lebih 2,53 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya