Berita

Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Sjamsurijal (kiri) dalam kegiatan Konsolidasi Fraksi PKB DPR RI di Mercure Convention Center Ancol Jakarta, Kamis (30/11)/Ist

Politik

Bidik Milenial, Fraksi PKB DPR Gencarkan Kampanye Door to Door Menangkan Amin

JUMAT, 01 DESEMBER 2023 | 00:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mematangkan strategi memenangkan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) dan meraih target 100 kursi DPR RI dalam Pemilu 2024.

Salah satunya dengan mengenjot intensitas penyapaan pemilih hingga dari pintu ke pintu (door to door).

“Kami menginstruksikan semua anggota Fraksi PKB DPR RI untuk turun ke bawah. Menyapa langsung konstituen mereka secara face to face di daerah pemilihan masing-masing. Penyapaan secara langsung ini penting sebagai ajang sosialisasi sekaligus serap aspirasi,” ujar Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Sjamsurijal dalam acara Konsolidasi Fraksi PKB DPR RI di Mercure Convention Center Ancol Jakarta, Kamis (30/11).


Cucun mengatakan Pemilu 2024 mempunyai karakteristik berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Dalam Pemilu kali ini daftar pemilih tetap didominasi oleh kaum muda baik dari kalangan Milenial dan Gen Z.

“Mereka ini mempunyai karakter unik yang kritis, mudah mengakses informasi, dan cenderung mengerti hak dan kewajiban mereka. Dengan karakter seperti ini calon anggota legislatif tidak bisa sekadar janji tanpa menjelaskan langkah dan komitmen mereka,” jelasnya.

Dia mengungkapkan berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU jumlah pemilih muda mencapai 56,45 persen dari total pemilih. Jumlah ini terdiri dari kalangan milenial sebanyak 66.822.389 pemilih atau 33,60 persen dari total pemilih.

Lalu dari kalangan Gen Z sebanyak 46.800.161 pemilih atau 22,85 persen.

“Dari data ini maka perlu pendekatan khusus yang intensif bagi pemilih muda. Dan Fraksi PKB menginstruksikan anggota turun langsung ke lapangan kalau tidak ingin lewat dalam Pemilu 2024,” tegasnya.

Keberadaan pasangan Amin, kata Cucun juga bisa menjadi nilai lebih bagi kader PKB untuk mendekati pemilih muda.

Menurutnya pasangan Amin mempunyai program khusus untuk kaum muda seperti penyediaan lapangan kerja hingga 15 juta dalam waktu lima tahun, menyediakan 2 juta hunian di dekat pusat kota dengan harga terjangkau, maupun pemberian 100.000 beasiswa pendidikan untuk jenjang S2 dan S3 setiap tahun.

“Keberadaan Ketua Umum PKB Gus Imin sebagai cawapres juga harus menjadi nilai jual tersendiri karena kita bisa menyampaikan tawaran program kerja konkret terkait persoalan mendesak bagi kaum muda baik di bidang ketenagakerjaan maupun bidang pendidikan,” beber dia.

Anggota Dewan Pertimbangan Timnas Amin ini menegaskan target pemenangan pasangan Amin dan raihan 100 kursi DPR RI di Pemilu 2024 merupakan harga mati bagi PKB. Menurutnya para anggota Fraksi PKB DPR RI sebanyak 58 orang merupakan tulang punggung utama.

“Jadi kami terus melakukan konsolidasi, mematangkan strategi untuk meraih simpati dan dukungan pemilih sebanyak-banyaknya,” pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya