Berita

Ganjar Pranowo dalam dialog capres bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kantor Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (30/11)/RMOL

Politik

Dialog Capres Bersama PWI, Ganjar: Apakah Pemerintah Ini Koruptif?

KAMIS, 30 NOVEMBER 2023 | 15:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa pemerintah cenderung koruptif. Itu berdasarkan pengamalan yang ia rasakan saat memimpin Jawa Tengah.

"Pada saat itulah bapak ibu, apakah menurut anda pemerintah ini koruptif? Jawabannya, iya," kata Ganjar dalam dialog capres bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kantor Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (30/11).

Ganjar bercerita, suatu ketika ia pernah melakukan riset kecil-kecilan saat menjabat Gubernur Jateng. Ia menanyakan masyarakat Jateng tentang problem utama pemimpin itu apa.


"Masyarakat Jateng, menurutmu problem yang pertama apa? Kalau udah jadi lupa. Itu penyakit umum, saya bilang. Biasanya yang lupa apa, dari mudah ditemui menjadi tidak. Dari janji yang terucap tidak bisa ditagih," katanya.

Politikus PDIP ini melanjutkan ceritanya. Ia lantas menyoal birokrasi yang dinilainya tidak wajar karena harus ada pelicin.

"Pak, semua rumit tanpa uang nggak jalan. Mau urus apa, amplopnya ada enggak. Maka adagium kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah, itu menjadi kewajaran," katanya.

Atas dasar itu, Ganjar merasa khawatir jika birokrasi harus menggunakan pelicin dan itu bakal menjadi sebuah budaya.

Jika demikian, kata Ganjar, para budayawan bisa ngamuk karena korupsi dianggap sebagai sebuah budaya.

"Nah pada saat itulah bapak ibu, apakah menurut anda pemerintah ini koruptif? Jawabannya, iya," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya