Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Besok Google akan Musnahkan Akun yang Tidak Aktif, Ini Cara Menghindarinya

KAMIS, 30 NOVEMBER 2023 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa pencarian Google akan mulai melakukan pemusnahan massal akun yang tidak aktif mulai 1 Desember 2023.

Google mengumumkan dalam email bulan Agustus kepada pengguna bahwa jika akun mereka tidak aktif selama dua tahun, artinya jika akun tersebut belum masuk atau digunakan, maka akun tersebut akan dihapus. Itu termasuk isinya seperti foto, pesan Gmail, janji temu Kalender, dokumen Drive, catatan Kontak, dan video YouTube.  

Ini berarti, setiap pemilik yang belum menggunakan akunnya selama dua tahun, memiliki waktu hingga Kamis tengah malam (30/11) untuk menyimpannya.


Google mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk melindungi privasi pengguna dan berapa lama file dan data pribadi disimpan. Pengambilan akun ini hanya berlaku untuk akun Google pribadi, dan bukan akun bisnis atau sekolah.

Google mengatakan akan mengirimkan email pengingat ke email utama dan email pemulihan setidaknya delapan bulan sebelum mengambil tindakan yang memperingatkan Anda tentang kemungkinan penghapusan.

“Kami ingin melindungi informasi pribadi Anda dan mencegah akses tidak sah ke akun Anda meskipun Anda tidak lagi menggunakan layanan kami,” bunyi email tersebut, seperti dikutip dari 9News.

Google mengatakan, cara termudah untuk menjaga akun tetap aktif jika Anda tidak ingin akun tersebut menjadi bagian dari pemusnahan massal ini adalah dengan masuk setidaknya sekali setiap dua tahun.

?"Jika Anda baru saja masuk ke Akun Google dalam dua tahun terakhir, akun Anda dianggap aktif dan tidak akan dihapus," kata Google.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya