Berita

Ilustrasi pada akun Tirto di Medsos X/Repro

Politik

Dipastikan Hoax, Redaksi Tirto dan Kurawal Tak Terkait E-Book Dinasti Jokowi

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 16:30 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Belakangan beredar e-book bertajuk “Melanggengkan Dinasti Jokowi: Lupakan Netralitas Korbankan Rekan Sejawat”. Masalahnya, nama Tirto dan Kurawal dicatut, padahal sama sekali tidak terkait.

Menyikapi itu, redaksi Tirto menegaskan, pihaknya tak pernah menerbitkan e-book yang belakangan beredar masif di media sosial dan grup WhatsApp. Redaksi Tirto memastikan itu hoax.

Dikutip dari akun Tirtoid di media sosial X, Rabu (29/11), redaksi Tirto menegaskan tidak pernah menerbitkan artikel yang dikemas dalam bentuk e-book 22 halaman itu. Artikel-artikel pada e-book itu sama sekali bukan produk jurnalistik yang diproduksi Tirto.


Dijelaskan juga, Tirto dan Kurawal memang pernah bekerja sama pada 2020 terkait liputan mendalam soal politik keluarga besar Jokowi jelang Pilkada Serentak 2020. "Ada lima artikel yang kami rilis secara berkala saat itu, kemudian dijadikan e-book pada Desember 2020," bunyi klarifikasi redaksi Tirto.

Namun, e-book setebal 71 halaman yang Tirto dan Kurawal terbitkan berbeda sama sekali dengan e-book 22 halaman yang beredar belakangan.

"Maka kami pastikan, e-book dengan judul “Melanggengkan Dinasti Jokowi: Lupakan Netralitas Korbankan Rekan Sejawat” yang beredar di media sosial itu hoaks," tegas redaksi Tirto.id.

Sementara itu, Wakil Direktur Kurawal, Donny Ardyanto, juga memastikan, e-book 22 halaman itu bukan produk Kurawal dan Tirto. Sebab itu dia meminta publik tidak mudah termakan hoaks yang mengatasnamakan media, khususnya Tirto.

“Aku yakin ini, ada yang memakai nama Tirto dan Kurawal dengan basis terbitan Dinasti Politik Jokowi yang terbit 2020 waktu itu,” kata Donny, seperti dikutip dari klarifikasi yang dimuat Senin (27/11).

Dia menilai pembuat e-book setebal 22 halaman itu sengaja mencantumkan nama Tirto dan Kurawal.

“Setting dan layout-nya dibuat sama,” tegasnya.

Selanjutnya redaksi Tirto mengeluarkan tiga poin pernyataan resmi, bahwa:
1. Tirto tidak pernah membuat e-book tersebut, dan saat ini tidak ada kerja sama dengan Kurawal,
2. Setiap e-book Tirto ada artikelnya, dan sampai sejauh ini redaksi Tirto tidak pernah membuat e-book dengan isi dan judul seperti itu,
3. Redaksi Tirto pasti melakukan cover both side dalam setiap produk jurnalistiknya.

Ditegaskan juga, selama ini Redaksi Tirto mengkampanyekan pemberantasan hoaks di media massa, melalui rubrik Periksa Fakta. Tirto juga sangat menentang penyebaran hoaks di media massa.

Tirto, juga selalu berkomitmen menjadi media independen, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta selalu berusaha netral dalam pemberitaan Pemilu.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya