Berita

Caleg PAN Daerah Pemilihan Banten 3 Okta Kumala Dewi/Ist

Politik

Kader PAN Ajak Masyarakat Wujudkan Pemilu Benar-benar Pesta Rakyat

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 15:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kampanye Pemilu Serentak 2024, baik untuk calon legislatif, DPD maupun presiden diharapkan berlangsung secara damai dan riang gembira. Masyarakat sepatutnya mewujudkan pemilu damai, agar benar-benar menjadi pesta rakyat.

Demikian disampaikan Caleg PAN Daerah Pemilihan Banten 3 Okta Kumala Dewi dalam keterangan tertulis, Rabu (29/11).

"Insya Allah, sekarang ini banyak masyarakat yang menginginkan pemilu berjalan damai dan riang gembira. Perbedaan pilihan itu adalah hak setiap anggota masyarakat. Namun persatuan dan kesatuan bangsa tidak boleh sampai terpecah-pecah," kata Okta.


Menurut Okta, persatuan dan kesatuan dibutuhkan untuk keberlanjutan pembangunan nasional.

"Jangan sampai ada perpecahan. Negara dan bangsa ini sudah on the track menuju Indonesia Emas 2045," kata Okta.

Okta mengakui bahwa pesta demokrasi tidak akan pernah lepas dari politik identitas. Namun iklim demokrasi sehat, yang jauh dari narasi ujaran kebencian, hoax, adu domba dan SARA tetap harus diwujudkan dan dijunjung oleh seluruh unsur negara.

Selain itu, Okta mengimbau kepada seluruh calon anggota legislatif  DPRD Kota/Kabupaten, DPRD Provinsi maupun DPR untuk mengemas pesan kampanye yang ingin disampaikan dengan kedamaian dan kegembiraan.

"Semua pihak tentu memiliki pesan-pesan politik yang ingin disampaikan. Mari kita sampaikan pesan tersebut dengan damai dan riang gembira," demikian Okta.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya