Berita

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi/RMOL

Tekno

Baru 30 Persen ASN Adopsi Digital, Menkominfo: Ini PR Besar

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 13:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Digitalisasi di sektor pemerintahan terbilang masih rendah, dengan sekitar 30 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tercatat baru mengadopsi cara kerja digital.

Hal itu diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi dalam acara Indonesia Digital Summit 2023 di Hotel Four Season, Jakarta pada Selasa (28/11).

“Dari survei, baru 30 persen ASN kita yang bisa mengadopsi cara kerja digital, ini memang PR (Pekerjaan Rumah) yang besar. Baru 30 persen birokrasi kita,” kata Budi, dalam acara yang digelar Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) itu.


Menurut Budi, jika ingin menumbuhkan ekonomi digital di dalam negeri, maka hal tersebut perlu dimulai dari pemerintah, yang harus memberi contoh kepada masyarakatnya.

"Pemerintahannya dulu, kalo pemerintah digital, ekonomi digital. Yang terakhir yang harus kita tata (adalah) kecerdasan buatan. AI ini juga luar biasa, digital society. Ini ada budaya, etika baru yang mesti kita kelola dengan hati-hati,” jelas Budi.

Kemajuan teknologi, dikatakan Budi, akan mendorong perekonomian Asia Tenggara, di mana hal tersebut sebelumnya tercatat telah membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital pada produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar 5,11 persen pada 2022.

“Dan pada 2023 Indonesia menyumbang 40 persen dari total transaksi ekonomi digital ASEAN,” sambungnya.

Untuk itu, Budi berharap bahwa pada 2045 mendatang ekonomi digital di Indonesia dapat mencapai 20,7 persen terhadap PDB, seperti negara-negara maju di Eropa.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya