Berita

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan saat mengunjungi Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur, Selasa (28/11)/Ist

Bisnis

Kunker ke Gresik, Zulhas Tinjau Harga Bapok dan Smelter Freeport

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 01:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengungkapkan, harga barang kebutuhan pokok (Bapok) secara umum cenderung turun dan stabil menjelang Natal dan Tahun Baru 2024 di Gresik, Jawa Timur. Banyaknya pasokan membuat harga Bapok cenderung turun.
 
Hal tersebut diungkapkan Mendag Zulkifli Hasan saat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan Bapok di Pasar Baru, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa, (28/11). Turut hadir pada kegiatan tersebut yaitu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim, serta Staf Khusus Bidang Perjanjian Perdagangan Internasional Bara Krishna Hasibuan.
 

 
“Secara umum harga Bapok di Gresik, Jawa Timur menjelang Natal dan Tahun Baru terpantau turun. Hal ini disebabkan banyaknya pasokan Bapok. Tidak mungkin harganya turun kalau pasokannya sedikit,” ungkap Mendag Zulhas akrab disapa.
 
Dibandingkan minggu lalu, sejumlah harga komoditas Bapok di Pasar Baru Gresik terpantau stabil yaitu minyak goreng curah Rp13.500/lt, beras medium Rp13.000/kg, beras premium Rp14.000/kg, gula pasir Rp16.500/kg, tepung terigu Rp12.000/kg, minyak goreng premium Rp18.000/lt, minyak kita Rp14.500/lt, daging sapi Rp100.000/kg, bawang merah Rp28.000/kg, bawang putih Rp33.000/kg, telur ayam ras Rp26.000/kg, serta beras Bulog Rp10.900/kg
 
Adapun harga komoditas yang mengalami penurunan antara lain cabai merah keriting turun 10,76 persen dari Rp70.000/kg menjadi Rp65.000/kg, cabai merah besar turun 10,76 persen dari Rp70.000/kg menjadi Rp65.000/kg, daging ayam ras turun 9 persen dari Rp36.000/kg menjadi Rp33.000/kg, serta cabai rawit merah turun 5,5 persen dari Rp90.000/kg menjadi Rp80.000/kg.
 
Mendag Zulhas juga menyampaikan, harga bapok terkendali karena kerja sama berbagai pihak, baik pedagang, pemerintah pusat, dan daerah.

“Jadi memang ini kerja sama semua, mulai dari Bupati, Gubernur Jawa Timur, pemerintah pusat, pedagang pasar, kita semua sehingga kita bisa menjaga stabilitas harga Bapok,” jelasnya.

Kemendag dan PT. Freeport Indonesia (PTFI) melalui Program Tanggung Jawab Sosial (Corporate Social Responsibility) menggelar Bakti Sosial dengan membagikan 5.000 paket sembako. Dari jumlah tersebut, 500 paket dibagikan kepada para pedagang pasar serta 500 paket lainnya dibagikan ke masyarakat sekitar Pasar Baru.

Sisanya sebanyak 4.000 paket sembako dibagikan kepada masyarakat di Gedung Dakwah Muhammadiyah. Adapun paket sembako tersebut terdiri dari beras 5 kg, minyak 1 ltr, biskuit 1 pak, susu 2 saset, gula 1 kg, dan telur 1 pak isi 6 butir.
 
“Pemberian bantuan Bapok tersebut bertujuan untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat,” ungkap dia.
 
Usai mengunjungi Pasar Baru Gresik dan membagikan bantuan bapok, Mendag mengunjungi fasilitas pengolahan dan pemurnian tembaga (smelter) PT. Freeport Indonesia atau yang dikenal dengan PT. Smelting Gresik, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).
 
Ketua Umum DPP PAN itu mengungkapkan rasa bangganya pada pembangunan smelter PTFI di Gresik karena dikelola oleh anak bangsa Indonesia.
 
“Saya sengaja datang untuk melihat smelter PT. Freeport Indonesia. Saya bahagia, senang, melihat pembangunan smelter hampir 83 persen lebih dan berada di Gresik. Dulu, konsentrat tembaga dari Papua diangkut, sebagian dibawa kemari, sebagian dibawa ke luar negeri untuk diolah. Tapi setelah smelter ini jadi, akan dibawa semua ke sini. Itu membanggakan karena dipimpin anak-anak negeri kita sendiri, dikelola di sini secara bertahap,” ungkapnya lagi.
 
Pembangunan smelter PT. Freeport Indonesia merupakan upaya akselerasi dan hilirisasi industri serta menciptakan nilai tambah komoditas tambang Indonesia. Smelter yang berada di Gresik ini ditargetkan selesai pada Mei 2024 dan beroperasi secara penuh di akhir tahun 2024.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya