Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Denis Chaibi pada 24 November 2023/Ist

Bisnis

Sambut Kunjungan Dubes Baru Uni Eropa, Menko Airlangga Sorot Negosiasi IEU-CEPA

SENIN, 27 NOVEMBER 2023 | 17:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sejumlah isu terkait perkembangan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa (UE) telah dibahas oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Denis Chaibi.

Pertemuan yang  digelar di Kantor Kemenko Perekonomian pada Jumat (24/11) ini bertujuan untuk memperkenalkan Dubes Chaibi yang baru menjabat, kepada Menko Airlangga.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas perkembangan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa, seperti progress perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), kebijakan hilirisasi di Indonesia, dan situasi politik jelang pemilu 2024 mendatang.


Perundingan IEU-CEPA yang telah berlangsung selama 7 tahun itu disebut menjadi prioritas utama keduanya, dengan putaran ke-16 sendiri dijadwalkan berlangsung pada awal Desember dan menjadi "golden time" untuk menyelesaikan perundingan tersebut secara substansial.

“Sudah disampaikan oleh kedua leaders di beberapa kesempatan sejak tahun lalu, bahwa target penyelesaian perundingan IEU-CEPA secara substantif adalah di akhir tahun 2023 atau paling lambat di awal tahun 2024. Indonesia juga sudah memiliki high-level mandate yang jelas dari Presiden RI terkait lima isu kebijakan strategis pada IEU-CEPA,” tegas Menko Airlangga, seperti dikutip pada Senin (27/11).

Selain itu kedua pihak juga membahas kebijakan hilirisasi di Indonesia, di mana UE berharap agar kekhawatiran terkait kebijakan hilirisasi critical raw minerals tidak menghambat penyelesaian IEU-CEPA, dan dapat segera mencapai perkembangan signifikan pada putaran ke-16 nanti.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Chaibi menyambut baik kemajuan hubungan antara UE dan Indonesia, dan menyebut iklim investasi di Indonesia semakin membaik, dengan mengatakan "Indonesia is the engine of growth".

Dubes Chaibi, menyoroti posisi Indonesia sebagai destinasi diversifikasi investasi bagi negara-negara anggota UE. Hal ini tercermin dalam nilai perdagangan dan investasi yang signifikan, terutama dengan Spanyol, Prancis, dan Jerman.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya