Berita

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (27/11)/Istimewa

Pertahanan

Berduka 4 Prajurit Gugur Usai Kontak Tembak dengan KST di Papua, Panglima TNI Pastikan Santunan Sudah Diberikan

SENIN, 27 NOVEMBER 2023 | 14:07 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Empat prajurit TNI Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa gugur usai kontak tembak dengan Kelompok Separatis Teroris (KST) di Nduga, Papua Pegunungan, pada Sabtu kemarin (25/11).

Kabar ini membuat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto berduka. Dia mengatakan 4 prajurit tersebut telah dievakuasi dan diterbangkan ke rumah duka masing-masing pada hari ini, Senin (27/11).

"Hari ini dibawa ke rumah duka masing-masing, Jawa Barat, Jawa Tengah," kata Agus di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (27/11).


Setelah diantar ke rumahnya, para keluarga prajurit yang gugur diberikan santunan sesuai dengan hak mereka.

"Kita sudah berikan santunan sesuai hak-haknya," terang Agus.

Tidak lupa, Agus menyampaikan duka cita atas peristiwa itu dan berkomitmen mengejar KST yang sebelumnya juga menembak dan melukai masyarakat sipil.

"Kita semua turut berduka cita ya. Itu pengejaran kemarin yang OPM membunuh masyarakat yang ada di Paro," tandas Agus.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya