Berita

Ketua DPD Golkar Banjarmasin, Yuni Abdi Nur Sulaiman alias Haji Iyun/Net

Politik

Direstui Airlangga Pimpin Banjarmasin, Haji Iyun Tetap Buka Peluang Kader lain Maju

SENIN, 27 NOVEMBER 2023 | 05:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto mengumpulkan 1.117 bakal calon kepala daerah yang akan diusung pada perhelatan Pilkada 2024 mendatang di DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat, Selasa (21/11) lalu.

Pada kesempatan itu, Airlangga menyerahkan surat perintah (sprint) kepada salah satu kader terbaiknya Hasnuryadi Sulaiman sebagai bakal calon kepala daerah (bacakada) di tingkat provinsi dan.

Surat perintah serupa juga diberikan kepada Ketua DPD Golkar Banjarmasin, Yuni Abdi Nur Sulaiman sebagai bacakada di tingkat Kota Banjarmasin.


Menanggapi 'restu' dari markas besar Golkar tersebut, Ketua DPD Golkar Banjarmasin, Yuni Abdi Nur Sulaiman mengaku siap untuk mengemban amanah tersebut.

"Dengan adanya arahan langsung dari DPP Golkar, tentunya menjadi motivasi saya untuk lebih mempersiapkan diri," ujar pria yang akrab disapa H Iyun, dikutip Kantor Berita RMOLKalsel, Minggu (26/11).

Meskipun begitu, kata H. Iyun, dirinya secara pribadi akan bersikap lebih bijak. Dalam arti, dirinya juga mempersilakan kader lain yang memiliki kemampuan untuk maju di Pilkada Kota Banjarmasin.

"Misalkan ada kader-kader lain yang memiliki potensi untuk itu, tentu kita akan dorong. Yang paling penting adalah bagaimana memenangkan Pilkada tersebut di wilayah Banjarmasin," terangnya.

"Saya juga tidak ingin memaksakan diri untuk maju, sementara ada kader lain di Golkar Banjarmasin yang layak dan potensial. Misalkan kader lain itu surveinya lebih tinggi atau masyarakat memang menginginkan, tentu kita dorong kader ini. Karena tujuan utama kita adalah memenangkan Pileg, Pilkada dan Pilpres. Dan ini menjadi kewajiban saya," tambahnya.

Bagi H. Iyun, kepercayaan DPP Partai Golkar ini merupakan amanah yang luar biasa. Sehingga, dirinya bertekad untuk memenangkan Pileg, Pilkada dan Pilpres di Kota Banjarmasin.

Khusus Pileg, kata H. Iyun, Golkar Kota Banjarmasin menargetkan untuk meraih minimal 10 kursi. Bahkan, pihaknya tak merasa khawatir dengan kader-kadernya yang bisa dikatakan wajah baru, terutama dari kaum milenial.

"Target kita salah satunya memang generasi milenial. Selain itu, dengan wajah baru ini masyarakat tidak akan merasa jenuh. Dan yang paling penting, kader-kader muda ini kami anggap memiliki kemampuan, terutama di era serba digital saat ini," imbuhnya.

Ditambahkannya, saat ini sebanyak 43 persen pemilih milenial menguasai Kota Banjarmasin. Bahkan, dari beberapa kajian dan survei yang dilakukan, 5 tahun ke depan setelah Pemilu 2024 ini akselerasi kaum milenial akan menguasai hingga 60 persen pemilih.

H. Iyun juga mengungkapkan rasa optimisnya, DPRD Provinsi, untuk Dapil Banjarmasin harus memperoleh minimal 2 kursi.

"Kami di DPD Golkar Banjarmasin dan DPD Golkar Kalsel tetap saling menunjang. Dan kami optimis di DPRD Provinsi akan dapat minimal dua kursi untuk Dapil Banjarmasin," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya