Berita

Mobil ICRC membawa sandera yang dibebaskan Hamas/Net

Dunia

Hari Kedua Gencatan Senjata, Hamas Bebaskan 13 Sandera Israel dan Empat WNA

MINGGU, 26 NOVEMBER 2023 | 07:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hamas telah membebaskan 13 sandera Israel dan empat warga asing pada hari kedua gencatan senjata, Sabtu malam (25/11) waktu setempat.

Pembebasan tahap kedua ini dilakukan setelah tertunda sementara karena perselisihan mengenai pasokan bantuan kemanusiaan di wilayah utara Gaza.

Menurut Kementerian Luar Negeri Qatar, sandera yang dibebaskan diserahkan kepada Komite Palang Merah Internasional (ICRC).


"Sebanyak 13 warga Israel dan empat warga asing diterima oleh ICRC dan dalam perjalanan ke Rafah,” kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari.

Sebagai imbalan, Reuters melaporkan, Israel akan membebaskan 39 warga sipil Palestina.

Di antara para sandera Israel, delapan orang diperkirakan adalah anak-anak dan lima lainnya perempuan. Sedangkan warga Palestina yang akan dibebaskan dari penjara Israel akan terdiri dari 33 anak-anak dan enam perempuan.

Beberapa waktu sebelumnya, Qatar menyebut terjadi penundaan singkat terkait pembebasan sandera. Itu lantaran Hamas mengklaim hanya 65 dari 340 truk bantuan yang memasuki Gaza sejak Jumat (24/11), kurang dari setengah dari apa yang disepakati Israel.

Namun seorang pejabat Palestina mengatakan Hamas akan melanjutkan gencatan senjata empat hari yang disepakati dengan Israel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya