Berita

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Jawa Barat, Ridwan Kamil, memaparkan hasil survei internal di hadapan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto/RMOLJabar

Politik

Pimpin TKD Jabar, Ridwan Kamil Optimistis Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran

MINGGU, 26 NOVEMBER 2023 | 04:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keyakinan ditunjukkan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Jawa Barat, Ridwan Kamil. Sebab, berdasarkan hasil survei internal, elektabilitas Prabowo-Gibran terus berada di depan dua paslon lainnya.

Hasil survei internal tersebut menunjukan bahwa paslon nomor urut 2 ini mengungguli paslon lain di Jabar. Prabowo-Gibran meraih 52 persen suara. Selanjutnya pasangan Anies-Muhaimin 19,76 persen dan pasangan Ganjar-Mahfud 8,24 persen.

"Hari ini adalah malam kita konsolidasi pengukuhan. Jawa Barat paling siap, seluruh daerah sudah lengkap, kemudian semua di lapangan sudah siap bergerak. Survei terakhir tadi kami rilis kita sudah sangat luar biasa," kata Ridwan Kamil, dalam acara Konsolidasi TKD Jabar di Kota Bandung, Sabtu (25/11).


Wakil Ketua DPP Partai Golkar itu juga optimis Prabowo-Gibran bisa memenangkan perhelatan Pilpres 2024 dengan satu putaran. Pasalnya, Jabar menjadi salah satu daerah penentu kemenangan.

"Kami mentalnya adalah mindset satu putaran dan menurut perhitungan Insya Allah satu putaran itu ada di Jawa Barat," kata Ridwan Kamil.

Optimisme menang satu putaran itu juga dilihat dari kesiapan seluruh struktur TKD yang diisi hingga di 27 kabupaten/kota.

"Yang ada di sini adalah semua komandan-komandan di lapangan 27 kota/kabupaten dan provinsi. Insya Allah tidak mendahului tapi kami punya keyakinan Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa menang satu putaran dengan sumbangan terbesar datang dari Provinsi Jawa Barat," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya