Berita

Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Pasangan Amin Bakal Bentuk Badan Khusus Tangani Perubahan Iklim

MINGGU, 26 NOVEMBER 2023 | 02:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), memastikan akan membentuk sebuah badan khusus untuk menangani dampak perubahan iklim yang terjadi dewasa ini.

Hal itu ditegaskan cawapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat menghadiri acara Rembug Nelayan di Desa Mayangan, Kecamatan Legon Kulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (25/11).

Menurut Cak Imin, abrasi yang melanda Subang Utara terutama di Desa Mayangan dan Legon Kulon masih berkaitan dengan fenomena naiknya air laut yang terjadi di berbagai wilayah dunia akibat pemanasan global dan perubahan iklim.


“Maka dalam visi misi pasangan Amin persoalan dampak perubahan iklim ini menjadi concern khusus. Bahkan Mas Anies dan saya berencana membentuk Badan Khusus yang menangani dampak dari perubahan iklim termasuk fenomena abrasi,” papar Cak Imin.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku paham betul dengan keluhan kenaikan bahan pokok yang memberatkan keluarga nelayan. Menurutnya kenaikan bahan-bahan pokok ini juga dikeluhkan oleh kelompok masyarakat lain yang ditemuinya saat blusukan ke berbagai daerah.

“Kenaikan harga barang pokok ini memang terjadi karena banyak sebab, tapi yang pasti kenaikan harga ini tidak menjadi masalah jika bapak-bapak terus mendapatkan keuntungan dari kegiatan mencari ikan,” tuturnya.

Atas dasar itu pula, Cak Imin menegaskan bahwa pasangan Amin berkomitmen untuk meluncurkan program khusus untuk nelayan.

“Seperti subsidi solar untuk kapal kurang dari 30 GT maupun asuransi nelayan yang mencapai Rp200 juta/orang,” pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya