Berita

Pipa Pertamina di Prabumulih bocor menyebabkan kolam ikan warga tercemar/RMOLSumsel

Nusantara

Kebocoran Pipa Minyak Cemari Kolam Ikan Warga, Pertamina Diminta Ganti Rugi

SABTU, 25 NOVEMBER 2023 | 06:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Prabumulih menurunkan tim untuk menyelidiki kasus kebocoran pipa minyak milik Pertamina di Jalan Nigata, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur, beberapa waktu lalu.

Hasil dari tim yang diturunkan menyebut jika penyebab bocornya pipa Pertamina disebabkan oleh korosi.

"Sementara ini dari hasil tim lapangan penyebabnya itu korosi," kata Kepala DLH Kota Prabumulih, Dwi Koryana, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Jumat (24/11).


Dwi mengatakan, sejauh ini, Pertamina telah melakukan perbaikan dengan melakukan clamp pada bagian pipa yang bocor. Selain itu, perusahaan juga diminta untuk membersihkan cairan minyak yang mengotori lokasi.

"Sudah ada tindak lanjut dari perusahaan dengan mengklaim pipa dan membersihkan lahan yang terdampak," terangnya.

Dia juga mendesak Pertamina untuk segera mengganti pipa yang rusak dengan yang baru. Hanya saja, karena ada proses pengusulan anggaran, proses penggantian pipa tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.

"Kami juga merekomendasikan perusahaan untuk segera mengganti pipa yang baru. Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi," tuturnya.

Selain itu, warga yang terdampak atas kejadian itu diinventarisir untuk menerima rugi.

"Dampaknya seperti apa terhadap warga. Diinventarisir agar bisa dilakukan penggantian," ucapnya.

Diketahui sebelumnya, jaringan pipa Pertamina Hulu Rokan Zona 4, Prabumulih Field mengalami kebocoran, tepatnya di Jalan Nigata, Kelurahan Sukajadi, Prabumulih Timur.

Insiden tersebut menyebabkan sebuah kolam ikan milik warga tercemar cairan minyak.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya