Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Nataru, Pemilu, dan Idul Fitri: BI Amankan Stok Uang Layak Edar

JUMAT, 24 NOVEMBER 2023 | 14:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) dikabarkan mulai menyiapkan uang layak edar untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru (Nataru), persiapan Pemilu hingga Ramadhan dan Idul Fitri mendatang.

“Jadi tentunya ini dari tahun ke tahun pesta demokrasi kan 5 tahun sekali, jadi kebetulan 2014-2019 itu bareng dengan Ramadhan Idul Fitri. Kalau 2024 barengnya sama 3 moment, jadi 5 bulan terakhir ini akan bareng dengan nataru, pemilu dan Ramadhan Idul Fitri,” ujar Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono dalam konferensi pers, Kamis (23/11).

Untuk itu, dalam menyiapkan ketiga momen secara beruntun itu, Doni mengatakan pihak BI telah menyiapkan kecukupan uang layak edar sebesar 6-8 persen lebih banyak dari kebutuhan normal.


“Kami sudah koordinasi dan sinergi dengan perbankan untuk menyiapkan hal ini dan tentunya dari sisi angka kami sementara menghitung 6-8 persen dari kebutuhan yang normalnya,” jelas Doni.

Saat ini, pendistribusian atau front loading uang tersebut telah dimulai, agar dalam 5 bulan ke depan lalu lintas penyaluran tidak mengalami penumpukan.

“Kami sudah mulai melakukan distribusi istilah kita front loading karena ini 5 bulan ke depan jadi supaya tidak crowded,” sambung Doni.

Pertumbuhan uang beredar dalam arti luas (M2) pada Oktober 2023 tercatat sebesar 3,4 persen yoy, yang ditopang oleh pertumbuhan kuat pada uang kuasi sebesar 7,8 persen yoy dan uang kartal sebesar 6,7 persen yoy.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh kredit yang kuat dan ekspansi operasi keuangan pemerintah. Di mana, operasi keuangan pemerintah pada Oktober 2023 mencatat ekspansi sebesar Rp 85,43 triliun setelah sebelumnya mencatat kontraksi sebesar Rp 269,36 triliun dalam periode September 2023.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya