Berita

Ratusan pengungsi Rohingya diangkut menggunakan dengan kapal BRR dari Sabang/RMOLAceh

Politik

Selama Dua Pekan, 1.084 Imigran Rohingya Tiba di Aceh

JUMAT, 24 NOVEMBER 2023 | 02:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tercatat sebanyak 1.084 imigran Rohingya diterima warga Aceh selama dua pekan terakhir. Mereka mendarat menggunakan kapal kayu di beberapa daerah di provinsi paling ujung barat Indonesia.

"Dalam kurun waktu 14-21 November lalu kita menerima laporan serta menangani sebanyak 1.084 pengungsi etnis Rohingya yang datang ke Aceh menggunakan perahu kayu," kata Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkuham) Aceh, Ujo Sujoto di Banda Aceh, Kamis (23/11).

Adapun rincian imigran Rohingya yang mendarat di Aceh dalam dua pekan terakhir yaitu, 194 orang mendarat di Pidie pada 14 November, sebanyak 147 orang mendarat di Pidie pada 19 November, sebanyak 256 mendarat di Bireuen pada 19 November lalu.


Kemudian 232 Rohingya kembali tiba di Pidie pada 19 November, 36 orang tiba di Aceh Timur 21 November, dan 219 Rohingya mendarat di Sabang pada 21 November lalu.

Ujo mengatakan, pihaknya dan pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap kedatangan imigran Rohingya tersebut. Mereka diungsikan di gedung bekas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe.

“Di mana lokasi itu sudah diberi izin untuk ditempati imigran Rohingya selama tiga bulan,” kata Ujo dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh.

Ujo menyebutkan, bekas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe hanya menampung 511 imigran Rohingya. Sedangkan 573 masih berada di Pidie, tepatnya di Gampong Mina Raya sebanyak 341 orang dan 232 orang di Gampong Kulee.

Terkait penanganan pengungsi Rohingya tersebut, kata Ujo, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah, kepolisian, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya