Berita

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Survei ASI: Ganjar Paling Unggul Kelola Sektor Maritim

KAMIS, 23 NOVEMBER 2023 | 15:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kemampuan 3 calon presiden (capres) mengelola sektor maritim dikaji Arus Survei Indonesia (ASI). Hasilnya, nama Ganjar Pranowo dominan dipilih publik sebagai sosok yang paling tepat kelola sektor maritim.

Hal tersebut disampaikan Direktur ASI, Ali Rif'an, dalam acara rilis survei ASI medio 15 hingga 21 Oktober 2023, yang diselenggarakan di Sofyan Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/11).

"Capres yang paling mampu mengelola sektor maritim, lagi-lagi yang masuk nominator pertama adalah Ganjar Pranowo sebesar 32,3 persen, kemudian Prabowo Subianto 30,3 persen, dan Anies Baswedan 26,0 persen," ujar kandidat doktor ilmu politik Universitas Indonesia (UI) itu.


Selain unggul aspek pengelolaan sektor maritim, Ali mendapati Ganjar juga dianggap sebagai sosok capres 2024 yang paling peduli dengan sektor kelautan dan perikanan.

"Kalau dilihat angkanya, yang paling unggul menurut publik adalah Ganjar Pranowo 33,0 persen, disusul Prabowo Subianto 32,2 persen, dan Anies Baswedan di angka 24,7 persen," urainya.

Kemudian, Ali juga mencatat dominasi Ganjar dalam survei kali ini pada aspek kontribusinya terhadap sektor kemaritiman Indonesia.

"Capres yang sudah berkontribusi di sektor maritim, lagi-lagi di posisi paling tinggi ditempati Ganjar Pranowo yaitu 31,7 persen, kemudian yang kedua Prabowo Subianto 30,3 persen, dan Anies Baswedan 25,0 persen," tambahnya.

Meski Ganjar mendominasi di 3 aspek kemaritiman itu, Ali mendapati nama Prabowo dan Anies unggul di aspek kemaritiman yang lain.

"Kalau tadi tiga aspek di atas yang unggul Ganjar. Kalau di aspek sektor maritim menjadi penunjang utama menuju Indonesia Emas 2045 bergeser ke Prabowo sebesar 35,0 persen, disusul Ganjar 31,7 persen, dan Anies 24,3 persen," ungkapnya.

"Sementara aspek terakhir, yaitu capres yang paling mampu membawa isu maritim ke kancah dunia internasional, ini juga ada pergeseran. Nama Anies Baswedan sebelumnya di urutan akhir, di sini di urutan pertama sebesar 30,7 persen, Prabowo 30,3 persen, dan Ganjar 29,0 persen," tandas Ali.

Survei ASI kali ini melibatkan 1.200 responden yang diwawancarai melalui telepon, dan diperoleh melalui metode simple random sampling.

Adapun margin of error survei ini sebesar kurang lebih 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya