Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Baby Boomer Percaya ASEAN Mampu Selesaikan Masalah Politik dan Keamanan di Asia Tenggara

SELASA, 21 NOVEMBER 2023 | 17:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Peran ASEAN sebagai wadah penyelesaian konflik politik dan keamanan di Asia Tenggara mendapat tingkat kepercayaan yang cukup besar dari rakyat Indonesia.

Menurut hasil survei yang dilakukan oleh Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri (BSKLN) dan Litbang Kompas, 57,4 persen dari 510 responden yakin bahwa ASEAN mampu menjalankan peran tersebut.

Dukungan terbanyak datang dari generasi Baby Boomer (usia lebih dari 55 tahun), dengan persentase sangat yakin mencapai 12,4 persen, yakin 55,7 persen, menjawab tidak tahu sebanyak 5,2 persen dan tidak yakni 25,8 persen.


"Mayoritas Baby Boomer yakin ASEAN mampu membantu menyelesaikan masalah politik dan keamanan di Asia Tenggara," kata Kepala Pusat SK Isu Khusus dan Analisis Data, Edi Suharto dalam seminar capaian dan refleksi Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 di Kantin Diplomasi, Kementerian Luar Negeri RI pada Selasa (21/11).

Meski sebagian besar dari generasi Baby Boomer, Gen X, Y dan Z merasa yakin bahwa ASEAN mampu menjalankan peran perdamaian, namun keraguan paling besar dikemukakan oleh Gen Z.

"Generasi Z, yaitu mereka yang berusia 17-24 tahun ragu jika ASEAN mampu menyelesaikan beberapa permasalahan seperti perbatasan Laut China Selatan dan perdagangan manusia," papar Edi.  

Survei dilakukan melalui sambungan telepon pada tanggal 11-13 September 2023 setelah KTT ASEAN ke-43 yang digelar di Jakarta pada 5-7 September lalu.

Penelitian dilakukan di 10 kota besar yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Palembang, Makassar, Samarinda, Pontianak, Manado, dan Jayapura, dengan jumlah peserta mencapai 510 orang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya