Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pergeseran Bisnis, Amazon PHK Ratusan Karyawan di Divisi Alexa

SELASA, 21 NOVEMBER 2023 | 17:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan raksasa Amazon kembali melakukan PHK massal. Kali ini, PHK dikabarkan berdampak pada ratusan karyawan di divisi Alexa.

Dalam pengumumannya pada Jumat (17/11), Amazon berdalih bahwa pemangkasan karyawan di unit Alexa atau asisten suara ini dilakukan karena adanya pergeseran prioritas bisnis dan fokus mereka yang lebih besar pada kecerdasan buatan generatif.

Belum diketahui berapa banyak karyawan yang terdampak oleh pemecatan massal tersebut. Namun, dalam pernyataannya, Amazon telah membenarkan pergeseran model bisnisnya.


"Kami mengubah beberapa upaya agar lebih selaras dengan prioritas bisnis kami, dan apa yang kami tahu paling penting bagi pelanggan, termasuk memaksimalkan sumber daya dan upaya kami yang berfokus pada AI generatif," kata Wakil Presiden Alexa dan Fire TV Daniel Rausch melalui e-mail kepada karyawan, yang dikutip Selasa (21/11).

Di sepanjang bulan ini, Amazon diketahui telah mundur di berbagai divisi termasuk divisi musik dan game serta beberapa peran sumber daya manusia.

Alexa sendiri merupakan asisten suara yang dapat digunakan untuk mengatur timer, menanyakan pertanyaan pencarian, memutar musik hingga sebagai hub otomatisasi rumah.

Namun, kehadirannya yang berusia hampir satu dekade itu dianggap telah gagal mengimbangi era kecerdasan buatan generatif.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya