Berita

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Sidharto Suryodipuro dalam seminar capaian dan refleksi Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 di Kantin Diplomasi, Kementerian Luar Negeri RI pada Selasa, 21 November 2023/Repro

Dunia

Konflik Myanmar Terbukti Tidak Mendominasi Hasil KTT ASEAN 2023

SELASA, 21 NOVEMBER 2023 | 14:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gelaran KTT ASEAN di bawah Keketuaan Indonesia dinilai telah berhasil membawa sejumlah kesepakatan dan tidak terbelenggu oleh konflik militer Myanmar.

Hal itu diungkap oleh Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Sidharto Suryodipuro dalam seminar capaian dan refleksi Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 di Kantin Diplomasi, Kementerian Luar Negeri RI pada Selasa (21/11).

Menurut Sidartho, permasalahan di Myanmar tetap menjadi salah satu bahasan penting baik di KTT ke-42 maupun ke-43 ASEAN. Tetapi tidak berhasil mendominasi forum ataupun mengacauan bahas penting lainnya.


"Isu Myanmar terbukti tidak menyandera ASEAN. Pasalnya di rangkaian KTT ke-43 ASEAN kemarin berhasil menyepakati 90 dokumen," tegasnya.

Sementara untuk penanganan konflik Myanmar, Sidartho menjelaskan bahwa Indonesia menggunakan Quiet Diplomacy. Meskipun tidak terlalu nampak dipermukaan, tetapi gerakan negosiasi terus digencarkan dengan seluruh stakeholder di sana.

"Memang tidak selalu tampil, tetapi terus dilakukan dengan berbagai pihak di Myanmar," ujar Sidharto.

Dia menambahkan, ASEAN menyadari bahwa penyelesaian isu Myanmar tidak dapat dilakukan dengan cepat. Namun berharap akan selalu ada kemajuan menuju dialog inklusif.

"Isu Myanmar tidak bisa diselesaikan dengan cepat. Diharapkan upaya perdamaian dapat mendorong pada dialog inklusif pada semua pihak di Myanmar," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya