Berita

Pertemuan Jusuf Kalla dan Ganjar Pranowo di Jalan Brawijaya nomor 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (19/11)/RMOL

Politik

Didatangi Ganjar, JK Sampaikan Pesan Sebagai Negarawan

SELASA, 21 NOVEMBER 2023 | 11:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tujuan calon presiden Ganjar Pranowo menemui Jusuf Kalla (JK) di kediamannya, di Jalan Brawijaya nomor 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu sore (19/11), tidak lain untuk mencari tambahan dukungan di Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahdfud.

Tetapi, dalam pandangan analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, rayuan Ganjar pada JK tidak mendapatkan sambutan sesuai harapan.

Usai pertemuan itu, katanya, JK setidaknya menyampaikan dua hal, yaitu netralitas penyelenggara pemilu dan netralitas dirinya sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI).


"Hal itu tampak ditekankan JK saat bertemu wartawan. Menurut JK, sulit capaian 2045 dengan baik kalau Pilpres 2024 meninggalkan masalah," kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/11).

Soal permintaan JK masuk TPN Ganjar-Mahfud, katanya, hal itu pasti dibahas. Terlebih, usai pertemuan itu JK menegaskan dirinya netral atau tidak menjadi bagian tim paslon peserta Pilpres 2024.

"Indikasi itu terlihat dari pernyataan JK saat bertemu wartawan. Menurut JK, ia sebagai Ketua PMI tentu harus netral dalam Pilpres 2024," terangnya.

"JK ingin memposisikan sebagai negarawan, bukan politisi. Kiranya pesan itu yang ingin disampaikan JK," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya