Berita

Konsolidasi Demokrasi Aktivis 98 (KDA 98)/RMOL

Politik

Aktivis 98 Pro Amin Ogah Ditunggangi Banteng

MINGGU, 19 NOVEMBER 2023 | 14:07 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perhimpunan Aktivis 98 tidak ingin ditarik-tarik atas klaim Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, yang menyatakan telah membuka hubungan dengan kubu pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin)

Jurubicara Perhimpunan Aktivis 98, Agung Wibowo Hadi, mengatakan, saat ini pihaknya fokus mengkonsolidasikan seluruh kekuatan untuk menangkan pasangan Amin.

“Kita ogah ditunggangi banteng untuk menyerang lawan. Karena jauh dari tujuan pasangan Amin. Kontestasi mengedepankan gagasan dan berpolitik riang gembira,” kata Agung kepada wartawan, Minggu (19/11).


Dia yakin, pasangan Amin dan partai pengusung yakni Nasdem, PKB dan PKS, juga tidak akan termakan provokasi PDIP yang bisa membuat panas kontestasi Pilpres 2024.

“Pasangan Amin dan partai pengusung jangan mau dipengaruhi PDIP,” tegasnya.

Sebelumnya, Waketum Nasdem, Ahmad Ali, membantah klaim Hasto bahwa telah menjalin komunikasi dengan kubu Amin untuk melawan tekanan dari instrumen hukum dan kekuasaan.

“Jangan bawa-bawa kami dong, kami nggak pernah diperlakukan seperti itu,” kata Ahmad Ali, Sabtu (18/11).

Sebelumnya Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan sudah membuka komunikasi dengan kubu Amin. Karena, kata dia, kubu Amin pasti merasakan adanya tekanan yang menggunakan instrumen hukum dan kekuasaan pada Pilpres 2024 mendatang.

“Dalam konteks ini kami juga membangun komunikasi dengan Amin, karena merasakan hal yang sama, sehingga inilah yang kemudian kami luruskan supaya demokrasi berada pada koridornya,” ungkap Hasto.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya