Berita

Direktur Penegakan Hukum dan Advokasi Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Ifdhal Kasim (kedua dari kiri) di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara Nomor 19, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Jumat sore (17/11)/RMOL

Politik

Bela Aiman, Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud Ingatkan Aparat Jangan Terseret Politik Praktis

JUMAT, 17 NOVEMBER 2023 | 18:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud merasa prihatin dengan adanya pelaporan terhadap jurubicaranya, Aiman Witjaksono ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penyebaran informasi bohong karena menyinggung netralitas aparat di Pemilu 2024.

“Kami dari Tim Hukum merasa sangat prihatin terhadap situasi penegakan hukum seperti ini, dan karena itu kami ingin sampaikan keprihatinan tersebut,” kata Direktur Penegakan Hukum dan Advokasi Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Ifdhal Kasim saat jumpa pers di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara Nomor 19, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Jumat sore (17/11).

Terlebih, kata Ifdhal, pernyataan Aiman melalui akun media sosialnya tersebut masih berada dalam koridor menyatakan pendapat yang dijamin oleh konstitusi.


“Informasi yang disampaikan Saudara Aiman tersebut, yang didasarkan pada hasil investigasi, seharusnya dipandang sebagai bagian dari kritik untuk memastikan berjalannya pilpres yang adil dan berintegritas sebagaimana UU Pemilu,” jelas dia.

Atas dasar itu, Ifdhal berharap aparat untuk tidak terlibat dalam pertarungan politik praktis di Pemilu 2024. Sebab, belakangan ini, terlihat banyak isu yang sebenarnya berada di ranah politik justru diseret ke ranah hukum dengan berbagai dalih pengaduan.

“Dalam konteks inilah kami ingin ingatkan kepolisian tidak terseret dalam kontestasi politik yang sedang berlangsung saat ini,” pungkasnya.

Hadir saat jumpa pers Wakil Direktur Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Heru Muzaki, Direktur Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Ronny Talapessy.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya