Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Apical Pertahankan Posisi Tiga Teratas di SPOTT 2023

JUMAT, 17 NOVEMBER 2023 | 10:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Apical kembali menunjukkan pencapaiannya sebagai salah satu dari tiga perusahaan minyak sawit paling berkelanjutan dan transparan secara global.

Baru-baru ini, perusahaan pengolah minyak nabati terkemuka di dunia itu berhasil meraih posisi kedua dalam penilaian Sustainable Palm Oil Transparency Toolkit (SPOTT) 2023, dengan meningkatkan skornya lebih dari 4 persen menjadi 95,3 persen. Angka ini merupakan tolok ukur penerapan prinsip keberlanjutan dan praktik bisnis yang bertanggung jawab.

SPOTT mengevaluasi 100 produsen, pengolah, dan pedagang minyak sawit berdasarkan 186 indikator spesifik sektor yang mencakup sepuluh kategori. Entitas-entitas ini diberi skor persentase yang dapat membantu untuk memantau kemajuan mereka dari waktu ke waktu.


Dalam evaluasi komprehensif oleh Zoological Society of London (ZSL) yang mencakup lebih dari 100 perusahaan kelapa sawit, Apical secara konsisten menunjukkan kinerja yang patut dicontoh dalam praktik lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), melampaui rata-rata industri sebesar 47,2 persen.

Hal yang perlu mendapat perhatian khusus adalah kinerja Apical yang luar biasa dalam kategori-kategori seperti Deforestasi dan Keanekaragaman Hayati, Komunitas, Hak Tanah dan Buruh, serta Petani Kecil dan Pemasok, yang memperoleh skor sempurna sebesar 100 persen.

Director of Sustainability Apical Group, Bremen Yong, mengatakan bahwa peningkatan skor SPOTT 2023 menggarisbawahi komitmen teguh mereka terhadap transparansi, pengelolaan lingkungan, serta tanggung jawab sosial dan etika.

"Pencapaian ini menjadi motivasi untuk lebih menerapkan praktik terbaik ESG yang efektif yang dikemas dalam Apical 2030, selaras dengan komitmen kami terhadap rantai pasokan yang berkelanjutan dan bebas deforestasi,” ujarnya, dalam keterangan yang dikutip Jumat (17/11).

Apical2030 adalah komitmen perusahaan yang menekankan pada upaya menciptakan dampak positif jangka panjang terhadap lingkungan, iklim, dan komunitas. Apical 2030, yang dirancang untuk meningkatkan dampak positif secara sosial, lingkungan hidup, dan bisnis, memiliki target yang berfokus pada empat pilar target strategis keberlanjutan bisnis, yakni emitraan yang transformatif, aksi iklim, inovasi hijau dan kemajuan yang inklusif.

Bremen meyakini Apical2030 dapat menjadi katalis perubahan transformatif, mendorong praktik berkelanjutan yang bermanfaat bagi lingkungan, iklim, dan masyarakat.

Selama tiga tahun berturut-turut, Apical berhasil bertahan di posisi tiga teratas dalam penilaian SPOTT di antara perusahaan-perusahaan kelapa sawit di seluruh dunia.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya