Berita

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menerima kunjungan Kepala Zhejiang International Group, Gao Bingxue, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu 15 November 2023/Ist

Bisnis

Tak Jadi ke Thailand, China Sasar Semarang untuk Investasi Bidang Industri

KAMIS, 16 NOVEMBER 2023 | 10:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia membutuhkan investor dalam rangka membangun ekonomi, khususnya di Jawa Tengah. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut baik rencana China untuk berinvestasi pada bidang industri kesehatan.

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menegaskan siap memfasilitasi rencana China tersebut. Ia mengungkapkan, Zhejiang International Group Co. Ltd, perusahaan bidang kesehatan asal China, menilai iklim investasi di provinsi Jawa Tengah sangat menjanjikan. Mereka menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan investasinya.

"Indonesia membutuhkan investor dalam rangka membangun ekonomi, khususnya di Jawa Tengah. Kami menyambut baik dan akan mendukung rencana investasi bidang kesehatan ini," katanya, seusai menerima kunjungan Kepala Zhejiang International Group, Gao Bingxue, di Semarang, Rabu (15/10), seperti dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng.


Penanaman investasi ini juga semakin meningkatkan kerja sama antara pemerintah Indonesia, dalam hal ini Pemprov Jateng dengan pemerintah China yang sudah terjalin sejak lama. Ia menegaskan, Pemprov Jateng berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada setiap investor yang akan berinvestasi di provinsi setempat.

Sejumlah layanan yang diberikan di antaranya mempermudah perizinan dan menjaga situasi kondusif wilayah, serta penyiapan tenaga kerja melalui peningkatan program sekolah vokasi dan pelatihan kerja.

"Di Jawa Tengah ini kondusif. Kami mendukung investasi ini, kami mempunyai pekerja yang berapa pun jumlahnya kita siap," ujar Nana.

Kepala Zhejiang International Group, Gao Bingxue, mengatakan, investasi perusahaan kesehatan tersebut rencana akan ditempatkan di Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang. Luas lahan untuk investasi tersebut sekitar 200 hektare.  

"Semarang akan menjadi tempat pertama investasi bidang kesehatan dari kami. Saya sudah lihat KIW dan sangat bagus. Fasilitas seperti air, listrik, dan pengiriman lebih murah. Kami akan tindak lanjuti hasil ini setelah pulang ke Tiongkok," ujarnya.

Semula, Gao akan menanamkan investasinya ke Thailand. Namun, setelah mendapatkan rekomendasi dari rekan lain tentang Jawa Tengah, ia pun mencoba mempelajarinya.

Dikatakan Gao, pertimbangan lain memilih Jawa Tengah karena populasinya besar. Selain itu,  upah minimum tenaga kerja di Jawa Tengah yang dinilai lebih bagus dari daerah lain.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya