Berita

Jurubicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Herzaky Mahendra Putra/Ist

Politik

TKN Prabowo-Gibran: Fitnah Tak Produktif, Tidak Baik untuk Kampanye maupun Kepentingan Bangsa

KAMIS, 16 NOVEMBER 2023 | 02:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setiap orang pasti ingin Pemilu 2024 berlangsung damai, aman, jujur, dan adil. Termasuk tak ada penyebaran fitnah antarpasangan calon.

Sebab, selain tidak produktif, fitnah dan drama dalam politik hanya akan membuat masyarakat lelah. Bahkan berpotensi merusak bangsa Indonesia.

"Terbukti, dari sekian kali kita mengadakan pemilu, fitnah tidak produktif. Masyarakat jadi lelah, dan dalam jangka waktu panjang bisa merusak cara kita berpolitik, berbangsa, dan bernegara. Kita kedepankan budaya kita yang jujur. Seperti kata Pak Prabowo semalam, kejujuran harus seutuh-utuhnya," kata Jurubicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Herzaky Mahendra Putra, Rabu (15/11).


Herzaky memahami bahwa setiap tim paslon pasti memiliki persoalan masing-masing. Namun menurutnya, hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menyebar tuduhan tak berdasar.

Ia menilai masyarakat saat ini hanya ingin pemilihan presiden nanti berlangsung damai tanpa ada perpecahan.

"Banyak yang bertanya, Prabowo-Gibran begitu banyak diserang, kenapa Pak Prabowo dan Tim Kampanye tidak membalas? Jawabannya, ini adalah budaya yang ingin kita bangun. Kita harus mengedepankan kerja sama ke depan. Kita harus bisa menyelesaikan persoalan itu dengan baik tanpa harus merugikan atau menyerang pihak lain," ujar Herzaky.

"Tentu masyarakat kita sudah paham apa yang mereka inginkan, pemilu yang santai-santai saja, yang tak membuat mereka terpecah," sambungnya.

Lebih lanjut, Herzaky juga berharap aparat dapat menjaga netralitas sesuai pesan Presiden Joko Widodo. Ia menegaskan, langkah TKN akan selaras dengan apa yang disampaikan Prabowo, yaitu mengedepankan pemilu yang bersih dan adil.

"Kami serius dengan komitmen pemilu yang bersih dari kecurangan, seperti yang disampaikan oleh Pak Prabowo di KPU semalam. Dan kami yakin penyelenggara dan pengawas dapat berlaku adil. Semua harus dimulai dari pikiran yang positif," tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya