Berita

Perbatasan Nepal dan China/Net

Dunia

Proyek BRI Belum Sukses, China Dekati Nepal

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 17:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

China dilaporkan tengah memperluas pengaruhnya di Nepal dengan mendekati para pejabat provinsi di sana.

Langkah itu diambil setelah proyek-proyek di bawah naungan Belt and Road Initiave (BRI) di Nepal tidak menunjukkan tanda-tanda keberhasilan.

Pergerakan China diketahui setelah Sekretaris Partai Komunis China untuk Daerah Otonomi Xizang, Wang Junzheng melakukan kunjungan ke Kota Pokhara, Provinsi Gandaki, dan ibu kota Kathmandu.


Mengutip ANI News pada Rabu (15/11), kunjungan Wang dilakukan untuk mengimplementasikan isi dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani oleh Perdana Menteri Pushpa Kamal Dahal dan Presiden Xi Jinping tahun 2009 lalu.

Di Kathmandu, delegasi China berhasil melakukan pertemuan dengan Presiden Ramchandra Paudel, Wakil Presiden Ramsahay Prasad Yadav, Perdana Menteri Dahal, Ketua Majelis Nasional Ganesh Prasad Timilsina, serta Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri Narayan Kaji Shrestha.

Sementara di Kota Pokhara, Provinsi Gandaki, Wang mengatakan mereka akan membuka perbatasan Korala yang telah ditutup selama empat tahun guna mendorong pembangunan di provinsi itu.

"Semua titik perbatasan telah dibuka, dan fasilitas transit serta transportasi telah dibuka kembal. China membantu dengan 20 juta RMB untuk reformasi administrasi Nepal," ungkap Wang.  

Dalam laporan disebutkan bahwa proyek andalan BRI China bernilai miliaran dolar yang ditandatangani dengan Nepal pada 2017, hanya menghasilkan sedikit kemajuan.

Kedua belah pihak masih menunggu finalisasi rancangan rencana penerapan BRI.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya