Berita

Anggota KPU RI, Idham Holik/RMOL

Politik

KPU Yakin Tingkat Kehadiran Pimpinan Parpol saat Undian Nomor Urut Capres Maksimal

SELASA, 14 NOVEMBER 2023 | 18:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengundian nomor urut pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) 2024, dipastikan akan dihadiri para ketua umum dan pimpinan partai politik (parpol) pengusung.

Begitu tegas anggota KPU RI, Idham Holik menyampaikan informasi yang didapat hingga petang ini, Selasa (14/11).

"Informasi yang sampai kepada kami, sepertinya kehadiran pimpinan parpol yang mendaftarkan pasangan capres-cawapres sepertinya akan maksimal," ujar Idham di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.


Dia menjelaskan, KPU juga telah menyediakan slot kursi untuk para ketum parpol mendampingi pasangan capres-cawapres yang diusung masing-masing koalisi.

"Selain paslon, kami mengundang pimpinan gabungan parpol, beserta fungsionaris partai sehingga kami menyediakan cukup alokasi kursi," ucapnya.

Dia mengurai, kursi yang akan diduduki para ketum parpol berada di barisan depan, bersanding dengan pasangan capres-cawapresnya masing-masing.

"Di depan, di halaman kantor KPU yang menjadi tempat sidang pleno terbuka nomor urut pasangan capres-cawapres," sambungnya menjelaskan.

Dia menyebutkan, kursi untuk para ketum parpol berjumlah puluhan, sementara fungsionaris atau pengurus parpol juga diperbolehkan masuk tempat acara dan disediakan ratusan kursi.

"Ada 22 kursi kami sediakan untuk pimpinan parpol gabungan, dan ada 150 kursi untuk fungsionaris partai, anggota partai atau pun pihak-pihak yang mereka undang," demikian Idham.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya