Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

KKP: Ekspor Perikanan Indonesia Mencapai Rp 64,3 T di 2023

SELASA, 14 NOVEMBER 2023 | 16:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaporkan pencapaian positif dalam ekspor produk perikanan Indonesia pada Triwulan III 2023, mencapai 4,1 miliar dolar atau setara Rp 64,3 triliun.

Meski pencapaian tersebut masih 53 persen di bawah target tahunan sebesar 7,6 miliar dolar, namun pertumbuhan itu disebut telah memberikan dorongan bagi sektor perikanan.

Dalam rapat dengan Komisi IV DPR RI, Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono menyampaikan bahwa rasio ekspor ikan dan hasil perikanan yang diterima oleh negara tujuan mencapai 99,84 persen.


Sementara Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor perikanan juga mencapai Rp 1,1 triliun hingga Triwulan III.

"Rasio ekspor ikan dan hasil perikanan yang diterima oleh negara tujuan ekspor 99,84 dan Ekspor Produk Perikanan 4,1 miliar dolar sampai Triwulan III. Sedangkan PNBP Kelautan dan Perikanan Rp 1.127 miliar sampai 10 November 2023," kata Menteri KKP.

Produksi perikanan ini sendiri merupakan hasil dari kegiatan penangkapan atau budi daya ikan, binatang air lainnya atau tanaman air yang ditangkap atau dipanen dari sumber perikanan alami atau dari tempat pemeliharaan, baik yang diusahakan oleh perusahaan perikanan maupun rumah tangga perikanan.

"Capaian indikator kinerja utama KKP tahun 2023 sampai Triwulan III adalah produksi perikanan mencapai 18,5 juta ton. Produksi ini terdiri dari perikanan tangkap sebesar 5,76 juta ton dan perikanan budi daya sebesar 12,74 juta ton," jelasnya.

Adapun dalam sisi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Perikanan, sektor ini juga disebut telah mencatat pertumbuhan sebesar 6,78 persen, dan berkontribusi 2,7 persen terhadap PDB Nasional yang mencapai Rp 214,18 triliun.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya