Berita

Kapal tanker minyak menunggu di dekat Kilang Marathon Anacortes, yang dioperasikan oleh Marathon Petroleum/Net

Bisnis

Jadi Pengimpor Terbesar Ketiga, Rusia Kirim 270 Ribu Ton Minyak Mentah ke Negara BRICS Ini

SELASA, 14 NOVEMBER 2023 | 09:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia dilaporkan mengirimkan sebanyak 207.000 ton minyak mentah ke Brasil, menjadikannya sebagai pemasok terbesar ketiga bagi negara Amerika Latin tersebut.

Dilaporkan bahwa tujuan Moskow mengekspor minyak mentah senilai 133 juta dolar AS itu adalah untuk memperkuat posisinya sebagai eksportir bahan bakar utama kepada sesama anggota BRICS, yang juga merupakan bagian dari upaya Rusia untuk membangun pasar baru.   

Ria Novosti melaporkan, Brasil melanjutkan impor minyak mentah dari Rusia pada bulan September setelah terhenti selama dua tahun.  


"Pengiriman Rusia pada Oktober merupakan yang terbesar setidaknya sejak tahun 1997 baik dari segi volume maupun nilai, karena tidak ada statistik sebelumnya yang tersedia untuk umum," lapor outlet tersebut.

Sebelumnya, rekor volume pembelian minyak Rusia oleh Brasil terjadi pada Mei 2002, yang berjumlah 139.800 ton.    

Peningkatan ekspor membantu Rusia menjadi pemasok minyak terbesar ketiga bagi Brasil pada bulan lalu, di belakang AS (346 juta dolar AS) dan negara tetangganya, Guyana (187 juta dolar AS).

Lima pemasok minyak mentah terbesar ke negara Amerika Latin juga termasuk Aljazair (112 juta dolar AS) dan Arab Saudi (98 juta dolar AS).  

Selain Brasil, dua negara BRICS lainnya, India dan China, menjadi pembeli paling aktif minyak Rusia sejak UE dan G7 memberlakukan embargo yang disertai dengan pembatasan harga minyak dan produk minyak bumi Rusia.   

Para analis mengatakan bahwa potongan harga minyak Rusia merupakan keuntungan finansial bagi Brasil, karena pemerintahnya sedang berjuang untuk mengurangi biaya bahan bakar transportasi.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya