Berita

Kicauan Goenawan Mohamad pada Sabtu (11/11)/Net

Politik

Netralitas TNI AD Dipertanyakan Usai Temui Gibran, Begini Jawaban Kadispenad untuk Goenawan Mohamad

SENIN, 13 NOVEMBER 2023 | 08:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dugaan sejumlah perwira menghadap ke Solo untuk memberikan dukungan kepada Gibran Rakabuming Raka dibantah pihak TNI Angkatan Darat.

Dugaan ini bermula dari kicauan wartawan senior, Goenawan Mohamad di media sosial X dengan akun @gm_gm. Dalam kicauan itu, Goenawan Mohamad menyertakan sebuah foto sejumlah prajurit TNI berdiri berjajar. Di tengah barisan, ada Gibran yang mengenakan kemeja batik warna ungu.

Perwira2 AD ini datang ke Solo menghadap Gibran, calon wapres yg sedang disiapkan utk menang. Netralitas TNI??” bunyi kicauan Goenawan yang diunggah pada Sabtu (11/11) pukul 13.43 WIB.


Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Kristomei Sianturi memberikan klarifikasi. Katanya, foto tersebut diambil pada awal September 2023. Tepatnya dalam kegiatan On The Job Training (OJT) Wilayah Pertahanan (Wilhan) Perwira siswa Dikreg LXIII  Seskoad yang dilakukan dari tanggal 4 hingga 8 September 2023.

“Dengan sasaran 10 Kodim di wilayah Kodam IV/Diponegoro. Termasuk di dalamnya Kodim 0726/Sukoharjo dan Kodim 0735/Surakarta," kata Kristomei kepada wartawan, Senin (13/11).

Lanjut Kristomei, foto ini diambil dalam rangkaian kegiatan kunjungan ke beberapa objek. Mulai dari Pemkab Sukoharjo, Sritex, Konimex, dan Pemkot Solo.

"Kehadiran walikota Solo dalam foto itu tidak ada kaitannya dengan status sebagai capres/cawapres, karena foto itu diambil tanggal 7 September 2023, sebelum Walikota Solo diajukan dan mendaftarkan diri ke KPU sebagai cawapres," kata Kristomei.

Dengan begitu, Kristomei membantah jika TNI AD mendukung salah satu pasangan calon capres-cawapres dalam pemilu 2024.

"TNI AD akan selalu memegang teguh komitmen netralitas TNI sesuai apa yang diamanatkan dalam UU 34/2004, Pasal 39. Dan UU 7/2017 tentang Pemilu," ucap Kristomei.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya