Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Rombak Ulang Program BRI

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 15:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Program unggulan China yakni Belt Road and Initiative (BRI) dilaporkan tengah mengalami sejumlah pembaruan.

Menurut laporan AidData, sebuah laboratorium penelitian di William & Maria, diketahui bahwa China telah merombak beberapa sistem BRI untuk mengurangi risiko gagal bayar utang, investasi terganggu hingga potensi kerusakan reputasi negara.

Meski setengah dari proyek BRI telah dilunasi, tetapi sekitar 19 persen peminjam mengalami keterlambatan pembayaran pada 2021, naik 7 persen dari tahun 2000.


"China memfokuskan kebijakan BRI pada peminjam yang tertekan, proyek-proyek bermasalah, dan sumber reaksi publik di negara-negara Selatan," ungkap Aid Data, seperti dikutip dari The Hill pada Sabtu (11/11).

Oleh sebab itu China mulai beralih dari proyek unggulan BRI yakni pinjaman proyek infrastruktur menjadi pinjaman penyelamatan darurat.

Kebijakan itu kemungkinan China memastikan bahwa negara peminjam memiliki cukup uang tunai untuk melunasi utang proyek infrastruktur.

Pergeseran ini terjadi ketika Amerika Serikat dan sekutunya telah meningkatkan pinjaman mereka ke negara-negara berkembang untuk membendung pengaruh China.

Pada tahun 2021, AS berkomitmen meminjamkan dana sebesar 61 miliar dolar AS kepada negara-negara berpendapatan rendah dan menengah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya