Berita

Motor milik korban begal di Hutan Juwangi, Boyolali/RMOLJateng

Presisi

Polres Boyolali Bekuk Pelaku Begal Ojol, Seorang Lagi Masih Buron

JUMAT, 10 NOVEMBER 2023 | 03:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polres Boyolali berhasil meringkus begal motor milik pengemudi ojek online (ojol) di Kawasan Hutan KPH Telawa petak 203 RPH Ngaren BKPH Kedung Cumpleng Dukun Kedungjati, Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Kamis (9/11).

Pelaku EM (38) ditangkap di wilayah Peterongan Semarang. Dari tangan pelaku pula, petugas mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban berinisial AK (49). Pelaku dan barang bukti kini ditahan dan diamankan di Polres Boyolali guna penyelidikan lebih jauh.

Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi membenarkan, kejadian pencurian dengan kekerasan terjadi di wilayah Juwangi tersebut.


"Korbannya merupakan seorang tukang ojek dengan modus mengantarkan pelaku ke tujuan yang sudah direncanakan oleh para pelaku," ujar Petrus dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Adapun, modus dilakukan pelaku adalah memesan jasa ojek ke suatu tujuan. Ketika telah sampai di tempat sepi pelaku melancarkan aksi.

"Saat di lokasi, pelaku mengeroyok korban dan merampas sepeda motornya lalu dibawa kabur," jelasnya.

Saat ini salah satu pelaku EM (38) sudah diamankan. Sementara, seorang pelaku lainnya dalam pengejaran petugas.

Sementara, pelaku EK mengaku memutar otak melancarkan aksinya. Kejadian bermula ketika korban bekerja sebagai tukang ojek dan mangkal di Pasar Suruh, Kabupaten Semarang.

"Lalu didatangi oleh dua orang yang tidak dikenal dan diminta untuk mengantarkan ke Kemusu Kabupaten Boyolali dengan upah Rp150.000," terang Petrus.

Begitu sampai di Kemusu korban diajak berputar-putar tidak jelas tujuannya hingga masuk ke kawasan hutan Juwangi, Kabupaten Boyolali. Pelaku beralasan menengok mobil milik pelaku mogok di dalam kawasan hutan.

Sampai di tengah hutan korban dikeroyok oleh pelaku. Selanjutnya pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban.

Polsek Juwangi Polres Boyolali menerima laporan dari korban. Selanjutnya Polsek Juwangi bersama Team Resmob Unit 1 Pidum Sat Reskrim melaksanakan serangkaian penyelidikan, hingga akhirnya mendapat informasi terkait terduga pelaku.

Pada akhirnya, pelaku EM (38) mengaku dalam melakukan perbuatan tersebut dengan rekannya  saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Atas perbuatannya, saat ini pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara maksimal sembilan tahun.

Kapolres juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah Boyolali agar meningkatkan kewaspadaan.

"Kami sampaikan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas belajar dari kasus ini sebagai penyedia jasa ojek agar selalu waspada dan apabila ada calon penumpang yang mencurigakan serta tujuannya tidak jelas lebih baik tidak dilayani dengan demikian kita bisa mencegah terjadinya tindak pidana," pungkas Petrus.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya