Berita

Ketua Group Ekspor Impor Indonesia, Jhonny Sinaga, saat berkunjung ke Redaksi RMOL pada Rabu, 8 November 2023/RMOL

Bisnis

Birokrasi yang Berbelit di Indonesia Hambat Pertumbuhan Ekspor Dalam Negeri

KAMIS, 09 NOVEMBER 2023 | 10:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Birokrasi yang berbelit-belit di Indonesia telah menyebabkan terhambatnya pertumbuhan  ekspor dalam negeri.

Demikian yang dikatakan Ketua Group Ekspor Impor Indonesia, Jonny Sinaga, kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Rabu (8/11).

"Birokrasi yang terlalu banyak itu, secara psikologis orang yang baru melakukan ekspor akan menghambat mereka," ujar Jonny.


Ketua sekaligus penggagas Group Ekspor Impor itu mencontohkan negara lain seperti Singapura, yang tidak memiliki birokrasi yang berbelit-belit, sehingga pertumbuhan ekspornya meningkat.

Lebih lanjut, Jhonny menjelaskan bahwa meskipun Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia telah memperkenalkan Online Single Submission (OSS) untuk mempermudah ekspor, namun OSS disebut masih tidak dapat menjawab masalah para pengekspor.

"Kenyataannya (OSS) tidak selalu mudah. Sudah puluhan tahun, OSS tidak bisa menjawab permasalahan ini," katanya

Untuk itu, pria yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Argentina berharap para pemangku kepentingan dapat mengatasi masalah birokrasi itu agar ekspor Indonesia dapat meningkat.

Adapun pada 2023, ekspor Indonesia tahun ini diprediksi menurun akibat melesunya pengiriman, berbeda dengan dua tahun terakhir yang mencapai 292 miliar dolar (Rp 4.575 triliun) pada 2022, dan 231 miliar dolar (Rp 3.619 triliun) pada 2021.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya