Berita

Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Achsanul Qosasi ditetapkan sebagai tersangka kasus BTS 4G Kominfo/RMOL

Hukum

LP3HI Dorong TPPU Achsanul Qosasi Diusut hingga ke Madura United

RABU, 08 NOVEMBER 2023 | 20:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kasus dugaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Anggota III BPK, Achsanul Qosasi dalam perkara korupsi BTS 4G Kominfo perlu diusut tuntas.

Dalam perkembangan kasusnya, Achsanul Qosasi disangkakan menerima aliran uang BTS Kominfo senilai Rp40 miliar. Hal inilah yang perlu diusut Kejaksaan Agung RI, ke mana aliran uang tersebut bermuara.

Wakil Ketua Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI), Kurniawan Adi Nugroho mengurai, praktik pencucian uang dapat dilakukan dengan berbagai cara.


Ia lantas menyoroti sepak terjang Achsanul Qosasi yang juga berstatus sebagai Presiden Madura United, sebuah klub sepak bola peserta Liga 1 Indonesia.

"Tak aneh kalau pelaku TPPU menginventasikan uang kotornya dalam bentuk saham ke bidang-bidang usaha, termasuk di dalamnya klub bola," kata Kurniawan Adi Nugroho, Rabu (8/11).

Investasi tersebut, kata dia, bisa saja dilakukan dalam bentuk iklan. "Bahkan bisa saja untuk membayar para pemain bola," sambungnya.

Soal aliran TPPU, Kurniawan menilai pengusutannya cukup mudah bagi penegak hukum. Apalagi, jika uang TPPU dipindahkan melalui transaksi rekening.

"Kalaupun dibelikan aset, biasanya atas nama orang-orang terdekat. Jarang sekali orang di luar keluarga, sekalipun dia orang kepercayaan (digunakan untuk mengalihkan aset). Untuk itu, penyidik wajib menyita semua HP milik AQ (Achsanul Qosasi)," tutupnya.

Sementara itu, manajemen Madura United memilih tidak banyak berkomentar terkait kasus yang menjerat Presiden Madura United, Achsanul Qosasi dan memilih fokus meningkatkan performa klub.

"Tim saat ini fokus memperbaiki hasil negatif dari empat pertandingan terakhir," ucap Manajer Madura United, Umar Wachdin dikutip dari keterangan tertulis Madura United, Jumat lalu (3/11).

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya