Berita

Menko Polhukam, Mahfud MD, tak yakin Pemilu 2024 bisa bebas dari intervensi/RMOL

Politik

Beda dengan Jokowi, Mahfud MD Pesimistis Pemilu 2024 Tak Ada Intervensi

RABU, 08 NOVEMBER 2023 | 12:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap Presiden Joko Widodo yang menjamin Pemilu Serentak 2024 tak ada intervensi, ternyata berbeda dengan pandangan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

Mahfud justru mengaku tidak yakin sikap Presiden Jokowi itu benar-benar dapat terlaksana pada Pemilu 2024. Termasuk soal tidak ada intervensi di tempat pemungutan suara (TPS).

"Arahan Presiden (Jokowi) ada yang membuat kita pesimistis," ujar Mahfud saat ditemui usai menghadiri acara Rakornas Penyelenggara Pemilu, di Hotel Grand Sahid Jaya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (8/11).


Mahfud yang telah mendaftar sebagai bakal calon wakil presiden Koalisi PDI Perjuangan berpendapat, intervensi dalam pemilu sudah biasa terjadi.

"Ya kalau menurut saya sih sampai saat ini wajar (ada intervensi). Sejak dulu terjadi memang persaingan-persaingan, kompetisi," tuturnya.

Apalagi, menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini, kalau berbicara soal intervensi dalam proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS oleh peserta-peserta Pemilu.

Sehingga, Mahfud tidak yakin penyelenggara Pemilu bisa meminimalkan upaya kecurangan di pelaksanaan Pemilu 2024, seperti yang disampaikan Presiden Jokowi.

"Tidak mungkin ada satu kendali untuk kecurangan pemilu. Karena TPS saja ada 840 ribu. Bagaimana bisa dikendalikan kecurangan," demikian Mahfud. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya