Berita

Ilsutrasi Foto/Net

Dunia

Rusia Bakal Gelar Latihan Militer Pertama dengan Junta Myanmar

RABU, 08 NOVEMBER 2023 | 01:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Latihan militer bersama akan segera digelar oleh Angkatan Laut Rusia dan Myanmar pekan ini.

Mengutip The Defense Post pada Selasa (7/11), kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 November mendatang.

"Ini mencakup latihan udara dan bawah air, serta latihan keamanan maritim dan penembakan langsung," ungkap laporan tersebut.


Tiga kapal perusak Armada Pasifik Rusia disebut akan ikut berpartisipasi dalam latihan tersebut dengan awak 800 orang.

Latihan dilakukan menyusul laporan bahwa kelompok pemberontak di negara bagian Shan Utara berhasil membunuh banyak personel junta.

Sementara itu, Rusia adalah pendukung utama Myanmar, memberikan dukungan diplomatik dan militer.

Senjata seperti sistem rudal permukaan-ke-udara Pantsir-S1, drone, radar, helikopter M-17 dan Mi-35, serta jet tempur Su-30 telah dipasok Rusia ke Myanmar.

Secara konsisten Moskow memblokir resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengutuk kudeta militer tahun 2021.

Sebaliknya, Myanmar menahan diri untuk tidak mengutuk Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya