Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bapanas Amankan Pasokan, 900 Ribu Ton Beras akan Banjiri RI Lagi

SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 15:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pasokan beras impor sebanyak 900 ribu ton akan kembali membanjiri Indonesia pada awal tahun 2024 mendatang.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Arief Prasetyo mengatakan bahwa pasokan itu merupakan tambahan dari 1,5 juta ton yang akan diamankan pemerintah.

"600 ribu ton beras akan didatangkan pada Desember 2023. Sisanya 900 ton itu akan masuk di pertengahan Januari," kata Arief dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (6/11).


Saat ini,  jumlah stok beras yang ada di Bulog sendiri tercatat mencapai 1,4 juta ton. Dikatakan Arief, hal itu sesuai dengan perintah Presiden RI Joko Widodo untuk mengamankan pasokan di atas 1 juta ton, guna menghindari kekurangan beras.

Lebih lanjut, menurut Ketua Bapanas itu, pemerintah berkomitmen untuk langsung mendistribusikan stok beras kepada masyarakat, yang diharapkan dapat membantu menstabilkan harga beras.

"Kita pastikan langsung tersebar di seluruh Indonesia, tidak di satu atau dua port saja, tapi di seluruh port," ujarnya.

Namun, meski stok beras aman, Arief mengatakan masih ada produk-produk lain yang kemungkinan harganya bakal meningkat, seperti jagung dan gula. Menurutnya, apabila tidak diintervensi maka  harga kedua komoditas itu bisa naik.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya