Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Kang Tamil: Jokowi Pikir Indonesia Hancur Jika Tak Dipimpin Keluarga Dia

MINGGU, 05 NOVEMBER 2023 | 15:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo diyakini memiliki pemikiran, Indonesia akan hancur jika tidak dipimpin dia dan keluarganya. Sebab itu dia melakukan cara apapun agar tetap berkuasa.

Begitu disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, melihat cawe-cawe Presiden Jokowi pada kontestasi Pilpres 2024.

Menurut Kang Tamil, jangan ada lagi pihak-pihak yang menyatakan bahwa Jokowi tidak ikut bermain dalam kontestasi Pilpres 2024. Mengingat Jokowi sendiri yang sebelumnya sudah menyatakan secara tegas akan cawe-cawe.


"Presiden Jokowi sendiri yang menyatakan akan cawe-cawe di Pilpres 2024," katanya, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/11).

Menurutnya, hanya Jokowi, presiden yang melakukan segala cara untuk mempertahankan kekuasaan. Bahkan Jokowi dinilai ingin merubah tananan Republik Indonesia ini seperti kerajaan.

"Indonesia ini kalau nggak dipimpin Jokowi dan keluarganya hancur, kira-kira begitu pandangan Jokowi. Dia berpikir 270 juta manusia Indonesia ini nggak ada yang bisa membawa negara ini lebih maju, selain Jokowi dan keluarganya. Kira-kira itu yang ada di benak Jokowi," urai Kang Tamil.

Sebab itu Jokowi antara lain mempertahankan kekuasaan melalui putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang putusannya memberi jalan untuk anaknya, Gibran Rakabuming Raka.

"Ini sangat berbahaya, tidak boleh didiamkan," tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya