Berita

Anies Baswedan orasi kebangsaan di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS/RMOLJateng

Politik

Meminimalisir Kecurangan, Anies Tantang Warga Solo Raya Menangkan Amin secara Mutlak

SABTU, 04 NOVEMBER 2023 | 21:51 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Calon Presiden Anies Baswedan menyerukan kemenangan mutlak pada orasi kebangsaan yang dihadiri ribuan massa yang memadati gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Sabtu (4/11).

Acara yang digelar Aliansi Masyarakat Madani (AMM) itu tidak hanya diikuti warga Solo, tapi juga Solo Raya, didukung sejumlah Ormas seperti GPK, Bang Japar dan sebagainya.

Calon presiden yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar itu benar-benar ditunggu masyarakat Solo Raya. Massa datang di lokasi sejak pukul 12.00 WIB, sesuai undangan. Sementara Anies Baswedan dan rombongan baru datang sekitar pukul 14.55 WIB.


"Alangkah bahagianya memiliki pemimpin seperti beliau (Anies Baswedan), teduh, kebapakan dan manis. Alhamdulillah, merinding. Pak Anies, kami semua merindukan pemimpin yang mampu memberi keteladanan," ucap tokoh Muhammadiyah, Dahlan Rais.

Dia, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, menilai sosok Anies mumpuni dan layak menjadi pemimpin, serta bisa menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, dalam orasi kebangsaan, Anies berharap proses demokrasi berjalan dengan baik. Seluruh aparat menunjukkan sikap netral, dan masyarakat memiliki rasa kebebasan mengungkapkan aspirasi, tanpa intimidasi.

"Memang banyak pesan masuk pada kami, tapi hanya satu kata, perubahan, kami menawarkan perubahan, supaya kondisi kita berubah. Itu tawaran, silahkan partainya apa saja, tapi tahun ini kita mengajak untuk memilih perubahan," tandasnya.

Pada kesempatan itu Anies juga menantang warga Solo Raya untuk bisa memenangkan pasangan Amin (Anies-Muhaimin) secara mutlak, untuk meminimalisir kecurangan pada Pemilu 2024.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya