Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Pangan Naik Lagi, Beras Meroket Hingga 20 Persen

JUMAT, 03 NOVEMBER 2023 | 12:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga cabai rawit, beras dan sejumlah komoditas pangan lainnya terpantau terus mengalami lonjakan yang signifikan sejak awal 2023 hingga Jumat (3/11) ini.

Panel Harga Badan Pangan menunjukkan, harga beras sampai cabai rawit masih bergerak naik di sebagian besar wilayah Indonesia.

Indikator harga memperlihatkan warna merah, menggambarkan harga yang meningkat di berbagai daerah untuk harga beras medium, beras premium, cabai rawit merah, cabai merah keriting, hingga gula konsumsi.


Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, harga sejumlah bahan pangan sudah melonjak lebih 10 persen sejak awal tahun 2023.

Dalam sistem tersebut, harga beras medium terpantau meroket 20,35 persen pada 2 November 2023 dibandingkan 2 Januari 2023. Lalu harga beras premium sudah naik 15,27 persen, harga gula konsumsi sudah melonjak 11,89 persen.

Sementara itu, harga tepung terigu dan minyak curah bergerak naik, masing-masing sebesar 1,53 persen dan 1,41 persen.

Di saat bersamaan, harga cabai merah keriting meroket 37,86 persen, harga cabai rawit merah naik 11,88 persen, dan harga bawang putih Honan naik 34,18 persen.

Dalam pantauan harga eceran tertinggi pada Jumat pagi ini, harga gula konsumsi di Papua Barat sudah mencapai Rp 20 ribu per kg, beras medium mencapai Rp 17.510 per kg dan beras premium tembus ke angka Rp 21.210 per kg.

Bahkan, cabai rawit merah juga terpantau telah terbang ke angka Rp100.270 per kg di Maluku, dengan cabai merah keriting ke Rp 86.290 per kg di Kalimantan Tengah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya