Berita

Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Banyak Menteri Masuk Tim Kampanye, Bawaslu Awasi Potensi Penyelewengan

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 21:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Banyaknya menteri terlibat tim kampanye calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) menjadi objek pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), utamanya terkait program pemerintah yang berpotensi digunakan untuk teknis kampanye.

"Harus diawasi, program itu digunakan untuk apa? Untuk kepentingan calon tertentu atau partai tertentu, itu tidak boleh, atau peserta Pemilu, itu juga tidak boleh," jelas Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, kepada wartawan, Rabu (1/11).

Anggota Bawaslu dua periode itu juga menjelaskan, potensi penyelewengan program pemerintah biasanya terjadi pada tahapan kampanye.


Tetapi Bagja memastikan pada Pemilu Serentak 2024 ini pihaknya bakal mengawasi potensi penyelewengan program pemerintahan pada tahapan sosialisasi.

Terlebih masa kampanye yang disediakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya 75 hari, dan sebelumnya disediakan masa sosialisasi, khusus untuk partai politik yang ditetapkan sebagai peserta Pemilu.

"Saat ini kita memperhatikan masalah-masalah itu, baik masa sosialisasi maupun kampanye," pungkasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya