Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Gandum Melonjak, Orang Eropa Mulai Beralih ke Beras

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 11:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sejumlah negara di Eropa terpantau mulai beralih mengonsumsi beras karena melonjaknya harga gandum akibat perang Rusia dan Ukraina.

Begitu yang disampaikan Direktur Bisnis Bulog, Febby Novita, dalam diskusi Antisipasi Krisis Pangan di Tengah Ancaman El Nino pada Selasa (31/10).

"Perang Ukraina-Rusia berpengaruh kepada gandum di mana saat ini negara-negara Eropa yang biasanya makan gandumnya banyak, juga agak beralih ke beras," kata Febby.


Menurut Febby, hal itu terlihat dari meningkatnya ekspor beras Thailand, Vietnam, Pakistan dan Myanmar ke beberapa negara Eropa.

Hal itu, dikatakan Febby telah membuat stok beras global semakin menipis, ditambah oleh India, yang mulai melarang ekspor berasnya sejak Juli lalu.

"India sangat berperan penting karena memang lebih dari 40 persen pasar ekspor beras dunia dari India," tambahnya.

Baru-baru ini, Presiden RI, Joko Widodo juga  berbicara mengenai kelangkaan pangan global, dengan mengatakan terdapat 22 negara yang tidak lagi mengekspor pangan, termasuk beras.

Jika kondisi ini berlanjut, menurut Direktur Bisnis Bulog itu kemungkinan semua harga bahan pokok akan alami kenaikan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya