Berita

Politikus senior PDIP Panda Nababan/Repro

Politik

Panda Nababan sebut Jokowi "Pemain Teater" sebelum jadi Presiden RI

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 00:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Politikus senior PDIP Panda Nababan mengaku berhubungan akrab dengan Joko Widodo usai spontan mencalonkan bekas Walikota Solo itu sebagai calon presiden pada Rakornas PDIP di Ancol pada 2013 silam.

Hal itu disampaikan mantan Ketua DPD PDIP Sumatra Utara itu melalui podcast YouTube Abrahamsamadspeakup, dilihat Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/11).

"Sejak itu secara psikologi Jokowi akrab dengan saya," kata Panda.


Hingga di suatu pagi, kata Panda, Jokowi yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah mendadak meneleponnya sekitar pukul 06.00 WIB.

"Dia telepon saya baru memasuki Binjai mau ke Medan. Katanya dia dari Aceh," kata Panda.

Saat itu Jokowi berencana mampir ke kediaman Panda yang berada di Jalan Gajah Mada, Kota Medan.

Saat datang, Panda melihat pakaian yang dikenakan Jokowi begitu lusuh. Hingga akhirnya Panda menawari Jokowi untuk bersih-bersih dan berganti pakaian di kamar mandi rumahnya, namun ditolak oleh suami Iriana Jokowi itu.

Kemudian Panda mengantarkan Jokowi ke Bandar Udara Kualanamu untuk pulang ke Jakarta.

"Di airport Jokowi dikerubutin orang dengan baju yang lusuh dan segala macam," kata Panda.

Namun sekitar 15 menit sebelum naik pesawat, kenang Panda, Jokowi mendadak ke kamar mandi untuk berganti pakaian. Melihat kelakuan Jokowi itu, Panda langsung tersenyum.

"Wah ini pemain. Dia tahu teater," kata Panda.

Hingga akhirnya Jokowi sukses masuk Istana setelah menang Pilpres 2014 dengan menjungkalkan Prabowo Subianto.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya