Berita

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengenakan syal bercorak bendera Palestina/Net

Dunia

PM Malaysia Ngaku Dapat Tekanan dari AS Soal Isu Palestina

SELASA, 31 OKTOBER 2023 | 13:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengaku pemerintahannya mendapat tekanan dari Amerika Serikat (AS) terkait isu Palestina.

Berbicara di parlemen pada Selasa (31/10), Anwar menyebut Duta Besa Malaysia untuk AS Mohamed Nazri Abdul Aziz dipanggil oleh pihak berwenang Amerika untuk mempertanyakan sikap terkait isu tersebut, terutama kekerasan yang dilakukan Israel di Gaza.

"Duta Besar kami dengan tegas menyatakan posisi kami,” kata Anwar, seperti dimuat The Straits Times.


Anwar mengatakan, Malaysia juga menolak mengutuk tindakan Hamas dan enggan mencap kelompok tersebut sebagai teroris seperti yang dilakukan Barat.

Setelah itu, Kementerian Luar Negeri Malaysia menerima demarche dari Kedutaan Besar AS sebanyak dua kalli, yaitu pada 13 dan 30 Oktober 2023.

Demarche merupakan istilah yang sering digunakan dalam diplomasi yang mengacu pada serangkaian langkah, tindakan, atau langkah-langkah untuk mempromosikan kepentingan nasional atau internasional.

"Malaysia diminta menggunakan saluran diplomatik untuk mendesak suatu negara agar tidak mengambil keuntungan dari konflik tersebut dengan menggunakan proxy untuk melakukan demarche terlibat dalam konflik Gaza," lanjut Anwar.

Meski dia tidak merinci suatu negara yang dimaksud, namun diyakini negara yang dimaksud AS adalah Iran.

Anwar kemudian menegaskan kembali sikap independen negaranya, dan mengatakan bahwa Malaysia akan tetap teguh dalam pertimbangan kemanusiaannya dan mengutuk pendudukan ilegal Israel di Palestina.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya