Berita

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, dalam acara pelantikan Panitia Pengawas Pemilu Luar Negeri (Panwaslu LN), di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis malam (27/10)/Net

Politik

Ratusan Panwaslu LN Siap Kawal Pemilu Serentak 2024 di Negara Sahabat

JUMAT, 27 OKTOBER 2023 | 13:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di luar negeri siap dikawal ratusan Panitia Pengawas Pemilu Luar Negeri (Panwaslu LN) yang resmi dilantik Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menerangkan, tugas Panwaslu LN yang dilantik di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis malam (27/10), sangat menentukan kualitas pelaksanaan pemilu di luar negeri.

Pasalnya, berdasarkan pemetaan kerawanan yang disusun Bawaslu RI, Bagja mendapati sejumlah persoalan serius terkait pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di luar negeri.


Dia menyebutkan, Panwaslu LN mesti mengawasi kesesuaian data pemilih dengan jenis-jenis daftar pemilih yang disusun Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Beberapa jenis daftar pemilih yang disusun KPU di antaranya daftar pemilihan tetap (DPT), daftar pemilih tetap tambahan (DPTb), dan daftar pemilih khusus (DPK).

Menurut Bagja, kerja pengawasan terhadap daftar pemilih Pemilu Serentak 2024 ditemukan data ganda, seperti di Paris, Perancis ada sekitar 150 pelajar yang masih terdaftar sebagai DPT dalam negeri.

"Kami harapkan pengawas pemilu dapat memastikan hak pilih warga negara terlaksana," ujar Bagja dalam keterangan tertulis kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Jumat (27/10).

Anggota Bawaslu RI dua periode itu mengimbau kepada jajaran Panwaslu LN yang telah resmi dilantik, dimana jumlahnya 183 orang dan tersebar di 61 negara tetangga Indonesia, untuk memperkuat koordinasi dengan jajaran ad hoc yang dibentuk KPU.

"Koordinasi dengan PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri) dan lembaga negara perwakilan di negara setempat," harapnya.

Lebih lanjut, Bagja mengungkapkan dampak yang dapat dirasakan dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di luar negeri, ketika Panwaslu LN bekerja dengan baik.

"Bagaimana hasil pemungutan Pemilu 2024 pada Februari 2024, apakah dimajukan (bisa cepat) untuk yang di luar negeri? Nanti ditentukan dari kerja-kerja pengawasan mulai saat ini," demikian Bagja menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya